JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD
Jurnal Akademika KimiaJurnal Akademika KimiaVirgin Candlenut Oil (VCdO) is produced enzymatically without high-temperature heating or organic solvents, resulting in high-quality oil with low FFA levels. The bromelain enzyme, sourced from pineapple hump, is utilized in this study to determine the optimal conditions for VCdO characteristics, including yield and free fatty acid (FFA) levels. Fatty acid composition analysis is conducted using Gas Chromatography (GC). The VCdO production process involves varying time, temperature, and enzyme catalyst amounts, optimized using the response surface method (RSM) with a Box-Behnken experimental design. The optimal yield of VCdO is 51.12% at 37 ℃, 34 hours, and 28 mL enzyme volume, while the lowest FFA level is 1.213% at 37 ℃, 12 hours, and 23 mL enzyme volume. GC analysis reveals linoleic acid as the predominant fatty acid at 43.73%, and the FFA levels meet the SNI 01-4462-1998 quality standard for candlenut oil.
The study successfully produced Virgin Candlenut Oil (VCdO) using crude bromelain enzyme extract through an enzymatic process.Optimization using the Response Surface Methodology (RSM) revealed that a temperature of 37 ℃, an incubation time of 34 hours, and an enzyme volume of 28 mL yielded the highest VCdO production at 51.Furthermore, the lowest FFA levels, meeting the Indonesian National Standard (SNI), were achieved at 37 ℃, 12 hours, and 23 mL enzyme volume, indicating the potential for producing high-quality candlenut oil.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan jenis-jenis enzim lain yang berasal dari sumber lokal, seperti limbah pertanian, untuk menggantikan bromelain dari nanas, sehingga dapat menekan biaya produksi VCdO dan meningkatkan keberlanjutan proses. Selain itu, studi komparatif mengenai kualitas VCdO yang dihasilkan dengan berbagai jenis enzim perlu dilakukan untuk mengidentifikasi enzim yang paling efektif dalam menghasilkan minyak dengan karakteristik terbaik, seperti kandungan asam lemak tak jenuh yang tinggi dan stabilitas oksidatif yang baik. Terakhir, penelitian mengenai optimasi proses fermentasi solid-state untuk menghasilkan enzim bromelain dengan aktivitas yang lebih tinggi dari limbah nanas juga perlu dilakukan, karena enzim dengan aktivitas yang lebih tinggi dapat mengurangi waktu reaksi dan meningkatkan efisiensi produksi VCdO secara keseluruhan.
| File size | 288.12 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
BSIBSI Pelaksanaan program dalam kegiatan ini menggunakan metode learning by doing dengan merancang alat irat bambu yang sesuai dengan postur tubuh para pengrajin.Pelaksanaan program dalam kegiatan ini menggunakan metode learning by doing dengan merancang alat irat bambu yang sesuai dengan postur tubuh para pengrajin.
EJOURNALSEJOURNALS Di sisi lain, keberagaman bentuk dan pelaku aktivitas ekonomi, ketersediaan dokumen regulasi, serta lingkungan kewirausahaan yang mendukung pengembanganDi sisi lain, keberagaman bentuk dan pelaku aktivitas ekonomi, ketersediaan dokumen regulasi, serta lingkungan kewirausahaan yang mendukung pengembangan
UNIRAYAUNIRAYA Para pengrajin berhasil memproduksi berbagai jenis produk anyaman yang memiliki nilai guna dan estetis. Ditunjang oleh usaha pengembangan produk secaraPara pengrajin berhasil memproduksi berbagai jenis produk anyaman yang memiliki nilai guna dan estetis. Ditunjang oleh usaha pengembangan produk secara
UPBUPB Hasil penelitian meliputi peta model bisnis, dan ditentukan bahwa UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak Rembangan berada di kuadran I, yang mengindikasikanHasil penelitian meliputi peta model bisnis, dan ditentukan bahwa UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak Rembangan berada di kuadran I, yang mengindikasikan
STKIP JBSTKIP JB Metode yang digunakan meliputi: (1) perancangan dan penyediaan mesin sangrai (Roasting Machine) dengan kapasitas maksimal 1 kg dan berbagai fitur pendukung;Metode yang digunakan meliputi: (1) perancangan dan penyediaan mesin sangrai (Roasting Machine) dengan kapasitas maksimal 1 kg dan berbagai fitur pendukung;
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL XYZ, tema permasalahan penelitian ini adalah produksi AMDK cup 220ml, dengan masalah yang sering dihadapi meliputi cacat cup, cacat lid, cacat volume,XYZ, tema permasalahan penelitian ini adalah produksi AMDK cup 220ml, dengan masalah yang sering dihadapi meliputi cacat cup, cacat lid, cacat volume,
UNIMALUNIMAL Konsentrasi KOH 15% dan waktu hidrolisis 75 menit menghasilkan yield asam oksalat tertinggi sebesar 7,79% dengan karakteristik pH 1,5 dan serapan FTIRKonsentrasi KOH 15% dan waktu hidrolisis 75 menit menghasilkan yield asam oksalat tertinggi sebesar 7,79% dengan karakteristik pH 1,5 dan serapan FTIR
UNIMALUNIMAL Proses hidrolisis kulit pisang awak menggunakan katalis H2SO4 dilakukan dalam labu hidrolisis dengan variasi suhu 70, 80, dan 90℃ dan waktu 10, 15, 20,Proses hidrolisis kulit pisang awak menggunakan katalis H2SO4 dilakukan dalam labu hidrolisis dengan variasi suhu 70, 80, dan 90℃ dan waktu 10, 15, 20,
Useful /
UNIRAYAUNIRAYA Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat membenahi negara ini, terutama kepulauan Nias, yang membutuhkan tangan dingin dan tangan besi serta hati yangHasil dari pengabdian ini diharapkan dapat membenahi negara ini, terutama kepulauan Nias, yang membutuhkan tangan dingin dan tangan besi serta hati yang
UNIRAYAUNIRAYA Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan pengetahuan pemuda, terbentuknya sanggar seni budaya Sofu Zato, pelatihan tari, dan implementasi mata kuliah KebudayaanHal ini ditunjukkan melalui peningkatan pengetahuan pemuda, terbentuknya sanggar seni budaya Sofu Zato, pelatihan tari, dan implementasi mata kuliah Kebudayaan
UNIRAYAUNIRAYA Populasi dalam pengabdian ini adalah tanaman bayam yang terdiri atas 60 polibag, sedangkan sampelnya adalah 30 polibag tanaman bayam. Hasil pengabdianPopulasi dalam pengabdian ini adalah tanaman bayam yang terdiri atas 60 polibag, sedangkan sampelnya adalah 30 polibag tanaman bayam. Hasil pengabdian
UMCUMC Dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi(gabungan) observasi,wawancara, dokumentasi hinggaDimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi(gabungan) observasi,wawancara, dokumentasi hingga