JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

Jurnal Akademika KimiaJurnal Akademika Kimia

Nikel merupakan logam dengan nilai strategis tinggi untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam pembuatan baja tahan karat, baterai, dan produk lainnya. Cadangan nikel dunia sekitar 72% terdapat dalam batuan oksida, dan sisanya dalam batuan sulfida. Namun, hanya sekitar 42% dari total produksi nikel dunia berasal dari bijih laterit, sementara nikel sulfida diproduksi terutama. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan parameter ekstraksi nikel optimum dalam campuran asam nitrat dan asam klorida, serta untuk menentukan pengaruh volume pelarut, suhu, dan parameter waktu pelindian terhadap hasil pelindian nikel dari sampel laterit. Penelitian ini menggunakan metode Taguchi-larger the better dengan setiap faktor memiliki tiga tingkat kondisi, yaitu rasio volume pelarut menggunakan variasi 1:1, 1:2, dan 2:1 kemudian variasi suhu 30°C, 60°C, dan 90°C serta variasi waktu pelindian 3 jam, 6 jam, dan 12 jam. Kondisi optimum untuk ekstraksi nikel adalah rasio parameter 1:1, suhu 90°C, dan waktu pelindian 6 jam. Hasil analisis spektrofotometer serapan atom menunjukkan bahwa konsentrasi Ni2 pada kondisi optimum adalah 10,7895 ppm, dan nilai perolehan kembali adalah 2,54%.

Kondisi optimal untuk proses pelindian nikel laterit menggunakan campuran asam klorida dan asam nitrat adalah rasio parameter 1.1, waktu pelindian 6 jam, dan suhu 90°C.Analisis nikel pada kondisi optimal menghasilkan konsentrasi nikel sebesar 10,7895 ppm dengan perolehan kembali nikel sebesar 2,54%.Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Taguchi efektif dalam mengoptimalkan parameter ekstraksi nikel dari bijih laterit.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh jenis asam lain, seperti asam sulfat, terhadap efisiensi ekstraksi nikel dari bijih laterit Morowali. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode pelindian konvensional dengan metode pelindian yang lebih inovatif, seperti pelindian bioleaching, untuk menentukan metode yang paling efektif dan ramah lingkungan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan proses pemurnian nikel dari hasil pelindian untuk menghasilkan produk nikel dengan tingkat kemurnian yang lebih tinggi, sehingga dapat memenuhi standar industri dan meningkatkan nilai tambah bijih nikel Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi pengolahan bijih nikel yang berkelanjutan dan efisien di Indonesia, serta mendukung pemanfaatan sumber daya alam yang optimal.

Read online
File size383.21 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test