UIGMUIGM

Indonesian Global Journal Of Medical Research and DevelopmentIndonesian Global Journal Of Medical Research and Development

Remaja perlu memiliki kesehatan mental dan emosional yang stabil, serta kemampuan dalam mengambil keputusan yang bijak dan bertanggung jawab atas tindakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan mental remaja di daerah X, Kota Palembang, termasuk karakteristik remaja yang mengalami gangguan mental di wilayah tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan potong lintang (cross sectional study), di mana pengukuran atau observasi terhadap subjek dilakukan pada satu waktu tertentu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga November 2025 di daerah X, Palembang. Hasil skrining menemukan 5,7 persen responden mengalami gangguan Kesehatan mental, sedangkan 94,3 persen lainnya tidak mengalami gangguan Kesehatan mental. Karakteristik remaja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kondisi kesehatan mental remaja (p>0,5). Disimpulkan bahwa faktor karakteristik tidak berpengaruh terhadap kesehatan mental remaja.

Disimpulkan bahwa faktor karakteristik tidak berpengaruh terhadap kesehatan mental remaja.Penelitian ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental remaja di daerah X Palembang, meskipun angka kejadian gangguan mental relatif rendah.Perlu adanya upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan akses layanan kesehatan mental bagi remaja, serta mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kondisi kesehatan mental mereka.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan mental remaja di Palembang, dengan fokus pada pengalaman dan perspektif remaja itu sendiri. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pola perkembangan kesehatan mental remaja dari waktu ke waktu, serta faktor-faktor risiko dan protektif yang memengaruhi kesehatan mental mereka. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program-program kesehatan mental berbasis sekolah dalam meningkatkan kesehatan mental remaja dan mengurangi prevalensi gangguan mental.

Read online
File size145.96 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test