UGMUGM

Gadjah Mada International Journal of BusinessGadjah Mada International Journal of Business

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki faktor-faktor tata kelola dewan yang mempengaruhi keputusan usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mendapatkan pembiayaan dari fintech. Survei kuesioner terstruktur dari 90 UKM Malaysia digunakan dan data dianalisis menggunakan model seleksi Heckman dan model efek marjinal. Hasilnya menunjukkan bahwa anggota dewan perempuan UKM, anggota dewan keluarga, dan dualitas CEO mereka memiliki pengaruh signifikan pada keputusan mereka untuk mendapatkan pembiayaan dari platform fintech. Layanan profesional yang disediakan oleh ahli memiliki pengaruh negatif pada keputusan mereka untuk terlibat dalam pembiayaan fintech. Ukuran dewan UKM, lama pelayanan ketua, dan anggota dewan non-keluarga memiliki hubungan negatif dengan keputusan mereka untuk mengajukan pembiayaan. Semakin banyak anggota laki-laki yang ada di dewan, semakin mungkin UKM memilih untuk mengajukan pembiayaan eksternal selama tahun survei.

UKM memainkan peran penting dalam ekonomi Malaysia, dan kontribusinya terhadap PDB diharapkan akan meningkat.Namun, tantangan utama yang membatasi kemampuan UKM untuk tumbuh dan meningkatkan produktivitasnya adalah akses yang buruk terhadap modal dan pembiayaan.Sebagian besar modal dan pembiayaan mereka diperoleh dari institusi perbankan, diikuti oleh Lembaga Keuangan Pembangunan, Bank Negara, Dana dan Dana Pemerintah Malaysia.Dibandingkan dengan perusahaan yang terdaftar secara publik, UKM jauh lebih kecil.mereka memiliki agunan yang tidak mencukupi dan kurangnya pengungkapan informasi oleh mereka meningkatkan peluang aplikasi keuangan mereka ditolak.Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek tata kelola perusahaan dan penggunaan pembiayaan fintech di antara UKM Malaysia.Berdasarkan 90 responden, dan menggunakan model seleksi Heckman dan model efek marjinal, hasil menunjukkan bahwa UKM yang menghadapi kendala keuangan tidak memiliki hubungan dengan keputusan untuk mengajukan pembiayaan, atau memilih platform fintech untuk mengumpulkan dana yang diperlukan.Selain itu, dualitas CEO secara positif mempengaruhi keputusan untuk memilih pembiayaan modal melalui fintech.Preferensi positif ini terhadap platform fintech mungkin karena menawarkan pembiayaan dengan biaya lebih rendah dan membutuhkan waktu lebih sedikit untuk mengakses modal, dibandingkan dengan fasilitas perbankan konvensional.Mengejutkan, hasil mengungkapkan bahwa memiliki anggota ahli di dewan tidak mempengaruhi keputusan baik untuk mengajukan atau memilih alternatif medium pembiayaan.Manfaat keuangan dari memiliki anggota dewan dengan pengetahuan akuntansi dan keuangan untuk memetakan operasi bisnis dan mendukung pertumbuhan pada tahap yang berbeda belum terlihat.Namun, nasihat dari profesional mempengaruhi keputusan UKM untuk memilih fintech untuk memperoleh pembiayaan, meskipun negatif.Mereka lebih memilih perusahaan yang kurang bergantung pada pembiayaan alternatif, meskipun institusi keuangan tradisional tidak mudah diakses.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki perilaku UKM terhadap pembiayaan fintech setelah pandemi. Kedua, data survei dapat menjadi bias sampel, sehingga sulit untuk mengukur sampel yang benar-benar representatif. Akhirnya, variabel yang digunakan dalam penelitian saat ini tidak komprehensif, dan studi masa depan harus memasukkan variabel lain, serta efek moderasi atau mediasi, untuk menghasilkan temuan yang lebih inklusif.

Read online
File size280.67 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test