UNSURYAUNSURYA

JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas SuryadarmaJSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma

Tingginya tingkat kegawatdaruratan di Indonesia, dengan rata-rata 2.500 bencana alam dan 18.000 kasus kecelakaan lalu lintas per tahun (BNPB, 2023), menuntut sistem penanganan yang responsif. Penelitian ini mengembangkan Sigap 24/7, aplikasi kegawatdaruratan berbasis Android yang diuji coba pada 150 pengguna dengan pendekatan User-Centered Design (UCD). Hasil pengujian menunjukkan peningkatan efisiensi respon darurat sebesar 65% dibandingkan sistem konvensional, dengan waktu rata-rata pelaporan berkurang dari 4,2 menit menjadi 1,5 menit. Aplikasi ini menawarkan dua mode pelaporan: (1) layanan SOS dengan akurasi GPS 98,7% dalam radius 50 meter, dan (2) layanan Non-SOS yang meningkatkan kelengkapan data insiden sebesar 80% melalui formulir terstruktur. Uji coba multi-instansi melibatkan 5 lembaga darurat menunjukkan peningkatan koordinasi sebesar 72% dalam simulasi penanganan bencana. Evaluasi SUS (System Usability Scale) menghasilkan skor 86,4/100, menunjukkan tingkat penerimaan pengguna yang sangat baik. Solusi ini berpotensi mengurangi waktu respon darurat hingga 40% sekaligus meningkatkan akurasi data insiden untuk penanganan yang lebih tepat.

Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi Sigap 24/7 sebagai solusi inovatif dalam penanganan kegawatdaruratan di Indonesia.Aplikasi ini dirancang dengan pendekatan User-Centered Design (UCD) untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan meningkatkan efisiensi koordinasi antarinstansi.Hasil pengujian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kecepatan respons, akurasi pelaporan, dan penerimaan pengguna, yang berpotensi menyelamatkan lebih banyak nyawa dan menjadi model sistem tanggap darurat terpadu.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada aspek psikologis pengguna saat berinteraksi dengan aplikasi dalam kondisi stres atau panik, untuk merancang alur kerja yang lebih efektif. Selain itu, perlu dikaji hambatan organisasional dalam adopsi teknologi terintegrasi di berbagai instansi darurat serta strategi membangun kepercayaan publik terhadap sistem pelaporan digital. Pengembangan lebih lanjut dapat mengeksplorasi pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk deteksi dan pelaporan insiden otomatis, serta penerapan kecerdasan buatan (AI) untuk klasifikasi dan prioritas laporan, sehingga menghasilkan inovasi yang lebih kuat dan berdampak signifikan bagi keselamatan publik. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan mengintegrasikan data historis kejadian darurat untuk memprediksi potensi risiko dan mengoptimalkan alokasi sumber daya, serta mengembangkan modul pelatihan interaktif bagi pengguna aplikasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pemahaman tentang prosedur penanganan darurat yang tepat. Dengan pendekatan multidisiplin yang menggabungkan ilmu komputer, psikologi, dan studi kebijakan, diharapkan dapat menghasilkan solusi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk meningkatkan keselamatan publik.

  1. PENGEMBANGAN TAMPILAN ANTARMUKA APLIKASI SURVEI BERBASIS WEB DENGAN METODE USER CENTERED DESIGN | Jurnal... jurnal.umj.ac.id/index.php/just-it/article/view/4897PENGEMBANGAN TAMPILAN ANTARMUKA APLIKASI SURVEI BERBASIS WEB DENGAN METODE USER CENTERED DESIGN Jurnal jurnal umj ac index php just it article view 4897
  2. PENERAPAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM) DENGAN LISREL TERHADAP PERBEDAAN TARIF PENERBANGAN PADA... doi.org/10.35968/jsi.v9i1.855PENERAPAN STRUCTURAL EQUATION MODELING SEM DENGAN LISREL TERHADAP PERBEDAAN TARIF PENERBANGAN PADA doi 10 35968 jsi v9i1 855
Read online
File size1.3 MB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test