DINUSDINUS

ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia

Isu diskriminasi SARA seperti tiada habisnya terjadi di dunia ini, begitu juga di Indonesia. Hal ini mengakibatkan tema-tema tentang SARA menjadi sensitif ketika dibahas atau pun difilmkan. Akibatnya, jarang ditemui film yang mengangkat tentang SARA. Lain halnya dengan Walt Disney. Walt Disney baru-baru ini merilis film kartun 3D yang mengangkat tema anti diskriminasi SARA yang berjudul Zootopia. Film ini menjadi menarik karena isu diskriminasi SARA yang diangkat dibalut dengan konsep yang kreatif hingga sensitivitas isu SARA tersebut menjadi berkurang. Representasi anti diskriminasi SARA pada film Zootopia ini selanjutnya dikaji dengan metode semiotika Roland Barthes dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Berdasarkan dari analisis, dapat disimpulkan bahwa film Zootopia memuat pesan ideologi tentang anti diskriminasi SARA bahwa kedudukan manusia dimata manusia yang lain pada hakikatnya adalah sama. Setiap manusia berhak dan wajib memperlakukan dan diperlakukan secara bijak tanpa memperdulikan background asal manusia itu sendiri. Penghargaan pada setiap individu tidak didasarkan pada faktor keturunan, ras, suku ataupun agama, namun didasarkan pada prestasi dari individu itu sendiri.

Film Zootopia pada dasarnya menyampaikan pesan ideologi anti diskriminasi SARA yang ditujukan bagi manusia, meskipun tokoh-tokohnya digambarkan sebagai hewan.Kedudukan manusia di mata sesama manusia pada hakikatnya adalah sama, dan setiap individu berhak diperlakukan secara bijak tanpa memandang latar belakang asal.Penghargaan terhadap seseorang seharusnya didasarkan pada prestasi, bukan pada ras, suku, agama, atau keturunan.

Pertama, perlu diteliti bagaimana representasi anti diskriminasi dalam media animasi lainnya, seperti serial kartun anak atau film keluarga, untuk melihat apakah pendekatan serupa dengan Zootopia efektif dalam menyampaikan nilai-nilai inklusivitas di luar konteks film panjang. Kedua, perlu dikaji dampak penonton terhadap film seperti Zootopia, terutama pada anak-anak dan remaja, untuk memahami sejauh mana pesan anti diskriminasi tersebut terserap dan memengaruhi sikap sosial mereka dalam kehidupan nyata. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi penggunaan teori semiotika lainnya, seperti model Pierce atau Greimas, dalam menganalisis film animasi bertema sosial, agar dapat memperkaya wacana interpretasi terhadap pesan ideologi yang disampaikan melalui simbol visual dan narasi dalam film.

Read online
File size1.2 MB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test