DINUSDINUS

ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia

Website merupakan salah satu alat komunikasi berupa pemasaran-online interaktif yang dirancang untuk melibatkan pelanggan agar dapat meningkatkan kesadaran dan citra merek, atau memicu penjualan produk dan jasa. Website relatif terjangkau, terutama bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Permasalahan yang dihadapi UMKM di antaranya lemahnya kegiatan branding dan promosi serta kurang ahli dalam penguasaan teknologi. Menjembatani hal ini, maka diperlukan studi mengenai identitas merek pada website. Studi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman akan pemanfaatan warna dalam identitas merek yang diaplikasikan pada website perusahaan. Diharapkan studi ini dapat berguna bagi UMKM dalam membangun merek dan melakukan program pemasaran dengan memanfaatkan warna identitas.Studi diawali dengan pengumpulan data melalui tinjauan literatur terkait dengan warna dan desain antarmuka website. Observasi kemudian dilakukan pada tiga website (zananachips.com, sneaklinid.com, dan kandurastudio.com) sebagai studi kasus, yang merupakan situs resmi UMKM dari Bandung. UMKM yang digunakan sebagai studi kasus dipilih secara acak dari berbagai industri (makanan, layanan, dan kerajinan). Kuesioner yang dibagikan kepada responden secara acak kepada warga Kota Bandung dan sekitarnya. Dari studi ini terungkap bahwa Zanana dinilai telah berhasil memanfaatkan peranan warna dalam membangun merek. Studi ini juga menyarankan bahwa penerapan warna yang konsisten juga dapat menjadi faktor penentu suatu sistem identitas visual.

Dari studi yang dilakukan ini, dapat ditarik pelajaran bahwa cara efektif untuk memunculkan identitas merek adalah dengan memanfaatkan unsur visual yang merangsang pelihatan.Salah satu unsur visual yang dominan adalah warna.Agar warna dapat dengan efektif memperkuat identitas merek, pemilihan warna harus disesuaikan dengan target audiens dan juga asosiasi warna dan produk yang ditawarkan.Dengan demikian, secara langsung dapat membentuk persepsi dan tertanam di benak konsumen.Inilah yang dilakukan oleh Zanana sehingga dalam studi ini Zanana dinilai telah berhasil memanfaatkan peranan warna dalam membangun merek.Selain itu, warna sebagai identitas merek harus konsisten diterapkan pada produk dan program pemasaran (kemasan, interior toko, signage, dan media promosi lainnya termasuk website).Penerapan warna yang konsisten juga menjadi faktor penentu suatu sistem identitas visual.Secara psikologis, warna akan mempengaruhi ingatan seseorang terhadap suatu merek.Penelitian ini hanya membahas mengenai warna pada desain antarmuka website dalam kaitannya dengan identitas merek, dengan mengenyampingkan latar belakang budaya dan persepsi psikologis.Untuk itu, studi lebih lanjut diperlukan terutama mengenai keterkaitan antara warna kesukaan, budaya dengan minat pembeli.Di samping itu, pemilihan studi kasus yang acak menyebabkan studi perbandingan tidak seimbang.Untuk studi lanjut, sebaiknya objek memiliki kriteria yang sama (misal dari industri makanan saja, atau layanan saja) supaya perbandingan yang dihasilkan lebih setara.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah:1. Mengembangkan studi mengenai keterkaitan antara warna kesukaan, budaya, dan minat pembeli, untuk memahami bagaimana warna dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.2. Melakukan studi perbandingan yang lebih setara dengan memilih objek penelitian yang memiliki kriteria yang sama, seperti industri makanan atau layanan saja, untuk memperoleh hasil perbandingan yang lebih akurat.3. Meneliti lebih lanjut tentang penerapan warna yang konsisten dalam sistem identitas visual, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi ingatan dan persepsi konsumen terhadap merek.

Read online
File size793.25 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test