UNIBUNIB
Jurnal EngganoJurnal EngganoThe purpose of this study was to identify the potential of mangrove ecosystems as mangrove ecotourism objects and calculate suitability mangrove ecotourism in the village Kahyapu Enggano. This research was conducted using survey methods, measurements in the field and ecological suitability determination based on the multiplication of weights and scores obtained from any of the parameters consisting of five parameters: the thickness of the mangrove, mangrove density, types of mangrove, tidal and biota object. Mangrove ecosystem in the Village Kahyapu Enggano has the potential to be developed as an ecotourism mangrove. Based on the results, the results of IKW (Travel Suitability Index) at the stations I 60% category S2 (Match), Station II 66% category S2 (Match) and Station III 71% category S2 (Match).
Desa Kahyapu Pulau Enggano memiliki potensi untuk dijadikan sebagai objek ekowisata mangrove.Berdasarkan hasil penelitian pada Stasiun I didapatkan nilai IKW 66% (Sesuai), Stasiun II nilai IKW 66% (Sesuai) dan Stasiun III nilai IKW 71% (Sesuai).Oleh karena itu, Desa Kahyapu layak untuk dikembangkan sebagai ekowisata mangrove karena kondisi mangrove yang masih alami dan pertumbuhannya sangat baik.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai potensi ekowisata mangrove di Desa Kahyapu Pulau Enggano. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai daya dukung kawasan ekosistem mangrove untuk memastikan keberlanjutan lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat setempat. Kedua, studi komprehensif mengenai preferensi wisatawan terhadap pengembangan ekowisata mangrove dapat membantu dalam merancang paket wisata yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Ketiga, penelitian mengenai dampak ekonomi ekowisata mangrove terhadap peningkatan pendapatan masyarakat lokal dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah perlu dilakukan untuk mengukur manfaat nyata dari pengembangan ekowisata ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan komprehensif untuk mendukung pengelolaan ekowisata mangrove yang berkelanjutan di Desa Kahyapu Pulau Enggano, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
| File size | 471.15 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini menunjukkan bahwa potensi kuliner tradisional Polewali Mandar dapat mendukung pengembangan wisata bahari di Pantai Mampie. Namun, pemanfaatanPenelitian ini menunjukkan bahwa potensi kuliner tradisional Polewali Mandar dapat mendukung pengembangan wisata bahari di Pantai Mampie. Namun, pemanfaatan
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Potensi pariwisata yang dimiliki dapat mendorong pertumbuhan berbagai aspek di masyarakat khususnya pada aspek ekonomi masyarakat. Potensi wisata yangPotensi pariwisata yang dimiliki dapat mendorong pertumbuhan berbagai aspek di masyarakat khususnya pada aspek ekonomi masyarakat. Potensi wisata yang
STIKMKSSTIKMKS Metode: Penelitian ini kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan informan tenaga kesehatan yang telah bekerja minimal satu tahun. Data dikumpulkanMetode: Penelitian ini kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan informan tenaga kesehatan yang telah bekerja minimal satu tahun. Data dikumpulkan
UNIDAUNIDA Kiluan Negeri memiliki sumberdaya laut yang indah dan menakjubkan. Permasalahan di Teluk Kiluan yaitu terkait kesenjangan ekonomi, keterbatasan sumberKiluan Negeri memiliki sumberdaya laut yang indah dan menakjubkan. Permasalahan di Teluk Kiluan yaitu terkait kesenjangan ekonomi, keterbatasan sumber
LAAROIBALAAROIBA Data dikumpulkan dengan menerapkan kuesioner, dan selanjutnya dianalisa melalui uji reabilitas dan validitas, uji t f dan analisa regresi linier bergandaData dikumpulkan dengan menerapkan kuesioner, dan selanjutnya dianalisa melalui uji reabilitas dan validitas, uji t f dan analisa regresi linier berganda
LAAROIBALAAROIBA Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pengembangan daya tarik dark tourism di indonesiaAnalisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pengembangan daya tarik dark tourism di indonesia
STKIP JBSTKIP JB Upaya ini selaras dengan strategi pengembangan potensi desa wisata di Cisaat, Subang, Jawa Barat. Dengan melestarikan dan mempromosikan kearifan lokalUpaya ini selaras dengan strategi pengembangan potensi desa wisata di Cisaat, Subang, Jawa Barat. Dengan melestarikan dan mempromosikan kearifan lokal
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Penting untuk membangun pencapaian dan pelajaran yang didapat, memajukan penelitian, menerapkan kebijakan yang efektif, serta mendorong pendidikan danPenting untuk membangun pencapaian dan pelajaran yang didapat, memajukan penelitian, menerapkan kebijakan yang efektif, serta mendorong pendidikan dan
Useful /
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Akuifer ini juga diduga sebagai jenis akuifer model tertutup yang tentunya cukup baik bagi cadangan air tanah. Sedangkan untuk lokasi 1 dan 3 belum cukupAkuifer ini juga diduga sebagai jenis akuifer model tertutup yang tentunya cukup baik bagi cadangan air tanah. Sedangkan untuk lokasi 1 dan 3 belum cukup
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO penyampaian wacana gender yang berlandaskan fakta sosial, kemampuan aktivis perempuan Muslim mengkritisi dan menafsirkan ulang teks keagamaan secara kritis,penyampaian wacana gender yang berlandaskan fakta sosial, kemampuan aktivis perempuan Muslim mengkritisi dan menafsirkan ulang teks keagamaan secara kritis,
UNIBUNIB Hasil penelitian menunjukkan bahwa teripang kering memiliki kualitas yang bagus, dilihat dari kenampakan visual dan kandungan proksimatnya. Kadar air teripangHasil penelitian menunjukkan bahwa teripang kering memiliki kualitas yang bagus, dilihat dari kenampakan visual dan kandungan proksimatnya. Kadar air teripang
UNIBUNIB Tiga pulau (Pulau Denawan, Pulau Pamalikan dan Pulau Kalambau) di antara beberapa pulau yang berpotensi pantai peneluran di kecamatan ini diklaim sebagaiTiga pulau (Pulau Denawan, Pulau Pamalikan dan Pulau Kalambau) di antara beberapa pulau yang berpotensi pantai peneluran di kecamatan ini diklaim sebagai