UNIBIUNIBI

ArtComm : Jurnal Komunikasi dan DesainArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya informasi mengenai bea dan cukai serta fenomena pelayanan publik melalui aktivitas daring atau online. Objek penelitian adalah akun Instagram @beacukaijogja. Teori dan konsep yang digunakan meliputi konsep public relations, cyber public relations, pelayanan publik, dan fungsi manajemen. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi melaksanakan semua fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Kegiatan tersebut mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, serta pengendalian unggahan foto atau video mengenai informasi atau aktivitas kantor bea cukai secara dinamis setiap minggunya. Apabila terdapat informasi terbaru yang perlu disampaikan kepada masyarakat, maka konten tersebut segera diunggah di Instagram dengan penyajian yang telah direncanakan agar menarik perhatian para pengikut dan bahkan masyarakat umum agar menjadi pengikut baru.

Manajemen public relations pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Yogyakarta telah menerapkan fungsi manajemen secara menyeluruh dalam pengelolaan media sosial Instagram.Fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dilakukan secara sistematis meskipun hanya melibatkan sedikit sumber daya manusia.Pengelolaan konten dilakukan secara fleksibel dengan tetap menjaga konsistensi dan kualitas komunikasi kepada publik.

Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana pola perencanaan konten media sosial dapat dirancang secara sistematis meskipun informasi bea cukai bersifat dinamis, termasuk mengevaluasi efektivitas jadwal unggah yang lebih teratur. Kedua, penting untuk meneliti preferensi audiens secara berkala melalui riset kecil sebelum membuat konten, bukan hanya setelah evaluasi akhir tahun, agar konten lebih sesuai dengan kebutuhan dan minat pengguna. Ketiga, perlu diuji efektivitas frekuensi evaluasi kinerja media sosial dengan membandingkan hasil survei kepuasan pengguna yang dilakukan setiap enam bulan sekali dibandingkan dengan evaluasi tahunan, untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan layanan publik secara berkelanjutan.

Read online
File size72.02 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test