JPR PNPJPR PNP

Jurnal Ilmiah Poli RekayasaJurnal Ilmiah Poli Rekayasa

Pekerjaan tanah lunak merupakan tantangan utama dalam konstruksi tanggul biogas akibat karakteristik fisik dan mekanis tanah yang lemah. Tanah lunak umumnya memiliki kadar air tinggi, porositasi besar, dan struktur butir yang lemah, yang menyebabkan daya dukung tanah sangat rendah. Kondisi ini mengakibatkan tanah tidak mampu menopang beban konstruksi secara optimal, sehingga meningkatkan risiko penurunan dan deformasi lateral. Faktor-faktor ini menimbulkan tantangan dalam perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan tanah, karena diperlukan metode khusus untuk meningkatkan stabilitas dan kekuatan tanah agar tanggul berfungsi dengan aman dan efektif. Metode kerja yang tepat, seperti penggantian tanah asli, stabilisasi dengan dolken pile, dan pemadatan mekanis bertahap, dapat menjaga stabilitas dan keamanan tanggul. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan konstruksi tanggul sangat dipengaruhi oleh perencanaan teknis yang menyeluruh dan koordinasi antara tahap kerja. Metode ini terbukti efektif diterapkan pada tanah lunak dan memberikan solusi konstruktif terhadap masalah teknis di lapangan.

Hasil penelitian metode pelaksanaan pekerjaan tanggul Project of Biogas (Covered Lagoon) to Flaring MSL Cargill menunjukkan bahwa pekerjaan tanggul telah berjalan dengan baik dan sesuai prosedur.Pekerjaan tanggul meliputi persiapan, pembersihan lahan, survey lapangan, dan pengujian laboratorium untuk tanah, pekerjaan galian dan timbunan, pemasangan cerucuk dolken, pengujian sandcone, dan finishing sloping.Faktor-faktor yang mempengaruhi pekerjaan tanggul antara lain rekayasa akses untuk truk dan alat berat saat pekerjaan galian dan timbunan berlangsung, pemasangan pipa drainase keluar tanggul, keahlian operator dalam pemasangan cerucuk dan pekerjaan sloping.Faktor-faktor ini harus dikelola dengan baik oleh tim kontraktor, konsultan, dan owner proyek.Pembangunan tanggul dapat terlaksana dengan baik sesuai prosedur yang ada, sehingga tujuan proyek dapat tercapai sesuai harapan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara metode pelaksanaan pekerjaan tanggul biogas dengan metode tradisional. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas dan efisiensi metode baru dalam konteks tanah lunak, serta membandingkan hasilnya dengan metode tradisional. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak lingkungan dari metode pelaksanaan pekerjaan tanggul biogas, terutama dalam hal pengelolaan air tanah dan pencegahan pencemaran. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi dan material baru untuk meningkatkan kinerja tanggul biogas, seperti penggunaan geomembran yang lebih tahan lama dan efisien.

Read online
File size869.26 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test