UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Pada tahun 2021, Indonesia menduduki peringkat ke-lima sebagai negara penghasil sampah plastik terbesar di dunia setelah Filipina, India, Malaysia, dan Cina. Sampah yang menumpuk tanpa adanya pengelolaan yang benar dapat menimbulkan permasalahan, seperti penyakit dan menghasilkan zat kimia berbahaya. Sampah yang menumpuk di selokan dan sungai juga menyebabkan terjadinya banjir yang menjadi bencana rutin di Tanah Air. Mengenalkan jenis sampah sejak usia dini dengan membuang sampah sesuai jenisnya adalah pembiasaan sederhana yang akan membawa dampak besar bagi lingkungan dan sikap ini sangat perlu untuk dibentuk agar menjadi kebiasaan baik bagi generasi kedepan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan terhadap anak pada usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan berupa observasi untuk mencari permasalahan di SDN 022 PALARAN dan melaksanakan kegiatan sosialisasi sampah dan pengelolaan sampah dengan metode 3R (reduce, recycle, dan reuse).

Berdasarkan uraian pembahasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa permasalahan sampah di SDN 022 PALARAN dikarenakan faktor kurangnya pengetahuan siswa-siswi tentang sampah.Sejatinya, pengetahuan tentang pemilahan sampah organik dan anorganik yang benar adalah dipisahkan, apalagi siswa belum mengerti tentang pengelolaan sampah berbasis 3R (reduce, recycle, dan reuse).Kebisaan membuang sampah sesuai jenisnya yang ditanamkan sejak dini kepada anak-anak tentang pengetahuan mengelola sampah akan membawa dampak yang sangat besar bagi generasi kedepannya.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas program sosialisasi 3R terhadap perubahan perilaku siswa dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekolah dan rumah. Hal ini dapat dilakukan melalui survei atau observasi perilaku siswa sebelum dan sesudah program sosialisasi. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam perspektif siswa, guru, dan orang tua mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan tantangan yang dihadapi dalam menerapkan prinsip 3R. Pendekatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pengelolaan sampah. Ketiga, penelitian eksperimen dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai metode pembelajaran yang inovatif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep 3R dan dampaknya terhadap lingkungan. Metode pembelajaran yang dapat diuji antara lain penggunaan media pembelajaran interaktif, permainan edukatif, atau kegiatan praktik langsung seperti membuat kerajinan dari sampah daur ulang. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana meningkatkan kesadaran dan perilaku pengelolaan sampah yang berkelanjutan pada anak usia dini.

Read online
File size396 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test