SULTANISTSULTANIST

SULTANIST: Jurnal Manajemen dan KeuanganSULTANIST: Jurnal Manajemen dan Keuangan

Studi ini mengeksplorasi strategi ketahanan keuangan bagi penyedia layanan listrik terintegrasi dalam menghadapi gejolak global, termasuk tekanan regulasi dan transisi energi, ancaman siber, volatilitas nilai tukar, dan gangguan dalam rantai pasokan energi primer. Analisis ini mengintegrasikan Indeks Kematangan Risiko (Risk Maturity Index/RMI) dan Analisis Dampak Bisnis (Business Impact Analysis/BIA) berdasarkan standar ISO 22301β€”yang umumnya diterapkan pada aspek operasional, tetapi dalam studi ini diperluas ke dimensi keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran: metode deskriptif kuantitatif dan penyelidikan kualitatif melalui studi kasus, wawancara, observasi, analisis dokumen, pengujian stres, pemetaan panas risiko, dan pengujian sensitivitas skenario. Temuan menunjukkan bahwa perusahaan masih berada pada tingkat kematangan risiko yang rendah (RMI 2.4 – fase pengembangan) dan menghadapi risiko strategis yang signifikan dalam hal likuiditas, penetapan tarif, keandalan infrastruktur, dan keamanan siber. Penerapan BIA keuangan memberikan gambaran risiko yang lebih jelas, mengidentifikasi pemicu krisis, dan merumuskan strategi pemulihan yang meningkatkan kemampuan keberlanjutan bisnis. Studi ini merekomendasikan penguatan manajemen aset, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan eksplorasi instrumen keuangan untuk mitigasi risiko. Secara keseluruhan, temuan ini berkontribusi pada pengembangan model manajemen risiko komprehensif yang sangat relevan untuk perusahaan layanan publik strategis.

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan penyedia layanan listrik terintegrasi masih memiliki tingkat kematangan risiko yang rendah dan menghadapi berbagai risiko strategis yang signifikan.Penerapan Analisis Dampak Bisnis (BIA) berdasarkan standar ISO 22301 memberikan pemahaman yang lebih baik tentang risiko dan strategi pemulihan.Studi ini merekomendasikan penguatan manajemen aset, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan eksplorasi instrumen keuangan untuk meningkatkan ketahanan keuangan dan keberlanjutan bisnis.Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model manajemen risiko komprehensif yang relevan untuk perusahaan layanan publik strategis.

Untuk memperkuat manajemen risiko dan ketahanan keuangan, perusahaan layanan listrik terintegrasi dapat mempertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi komprehensif terhadap sistem manajemen risiko yang ada dan mengintegrasikannya dengan Enterprise Risk Management (ERM) serta Business Impact Analysis (BIA) untuk memastikan kesiapan menghadapi krisis multidimensi. Kedua, perusahaan dapat meningkatkan kematangan manajemen aset dengan menerapkan teknologi dan sistem manajemen yang terintegrasi dan didorong secara digital. Ketiga, perusahaan dapat menyelidiki strategi hedging untuk mengurangi risiko fluktuasi harga energi primer dan mempertimbangkan diversifikasi pendapatan melalui pengembangan energi terbarukan dan layanan digital. Selain itu, penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan intensif tentang Business Continuity Management, ISO 22301, dan analisis risiko keuangan. Terakhir, perusahaan dapat meningkatkan komunikasi dengan regulator, investor, dan publik untuk memperkuat kepercayaan dan legitimasi korporat.

Read online
File size1.08 MB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test