SEMINAR IDSEMINAR ID
Journal Global Technology ComputerJournal Global Technology ComputerUsaha Catering adalah usaha rumahan yang berjalan dalam persediaan makanan. Persediaan dapat diartikan sebagai bahan baku yang disimpan untuk digunakan pada masa periode yang akan datang. Akan tetapi hendaknya kuantitas persediaan itu jangan terlalu besar agar modal yang tertanam dalam persediaan dan biaya-biaya yang ditimbulkannya tidak terlalu besar dan jangan pula terlalu kecil karena dapat memperlambat proses produksi, bahan-bahan tersebut harus selalu tersedia untuk kelancaran proses produksi. Oleh sebab itu perlu dilaksanakan perencanaan dan pengendalian bahan baku. Pengawasan persediaan merupakan masalah yang sangat penting, karena jumlah persediaan akan menentukan atau mempengaruhi kelancaran proses produksi serta keefektifan dan efisiensi usaha tersebut. Metode pengendalian persediaan bahan baku yang digunakan pada penelitian ini adalah metode min-max stock. Metode min-max stock adalah metode pengendalian bahan baku yang didasarkan atas asumsi bahwa persediaan bahan baku berada pada dua tingkat, yaitu tingkat maksimum dan tingkat minimum. Jika tingkat maksimum dan tingkat minimum sudah ditetapkan, maka pada saat persediaan sampai ke tingkat minimum pemesanan bahan baku harus dilakukan untuk menempatkan persediaan pada tingkat maksimum. Hal ini untuk menghindari jumlah persediaan yang terlalu besar atau terlalu kecil. Penerapan metode min-max dilakukan sehingga gudang dapat mengetahui berapa stok minimum yang harus ada di gudang untuk memenuhi kapasitas kuantitas produksi serta berapa stok maksimum bahan baku di gudang agar tidak terjadi pemborosan biaya persediaan.
Perusahaan perlu memberikan perhatian khusus tentang manajemen pengendalian persediaan bahan bakunya.Metode min-max dapat dijadikan acuan oleh perusahaan dalam pengendalian persediaan bahan baku untuk ke depannya, agar tidak terjadi lagi kelebihan persediaan bahan baku.Serta menyimpulkan bahwa dari hasil perhitungan metode Min-Max Stock, maka persediaan bahan baku yang harus tersedia untuk mengantisipasi persediaan berada pada level minimum agar tidak kekurangan dan level maksimum agar tidak berlebihan sekaligus penggunaan biaya secara efisien.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh penerapan metode pengendalian persediaan lain, seperti metode Economic Order Quantity (EOQ), terhadap efisiensi biaya persediaan pada usaha catering. Hal ini penting untuk dibandingkan keunggulan dan kelemahan masing-masing metode dalam konteks usaha rumahan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem informasi manajemen persediaan yang terintegrasi, yang dapat membantu pemilik usaha dalam memantau stok secara real-time, memprediksi kebutuhan bahan baku, dan mengoptimalkan jadwal pemesanan. Sistem ini diharapkan dapat mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan persediaan, serta meningkatkan efisiensi operasional usaha. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi tingkat persediaan, seperti fluktuasi harga bahan baku, perubahan permintaan pelanggan, dan risiko kerusakan atau kadaluarsa bahan baku. Dengan memahami faktor-faktor ini, pemilik usaha dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam pengelolaan persediaan, sehingga dapat meningkatkan profitabilitas dan daya saing usaha.
| File size | 397.83 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PCRPCR Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam manajemen bisnis, pemasaran digital, dan pengambilan keputusan berbasis data sehinggaTujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam manajemen bisnis, pemasaran digital, dan pengambilan keputusan berbasis data sehingga
UBUB Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu melakukan survei lapangan dan wawancara secara langsung dengan mitra, penyuluhan usaha ekonomi yang berkelanjutanMetode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu melakukan survei lapangan dan wawancara secara langsung dengan mitra, penyuluhan usaha ekonomi yang berkelanjutan
IICETIICET Hambatan utama yang ditemukan adalah keterbatasan cakupan jaringan di wilayah terpencil, persepsi harga yang terlalu mahal oleh masyarakat, kurangnya programHambatan utama yang ditemukan adalah keterbatasan cakupan jaringan di wilayah terpencil, persepsi harga yang terlalu mahal oleh masyarakat, kurangnya program
AHMADDAHLANAHMADDAHLAN Produksi telur ayam cukup stabil, yaitu sekitar 80% dari jumlah ayam yang ada. Namun, peternakan ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti fluktuasiProduksi telur ayam cukup stabil, yaitu sekitar 80% dari jumlah ayam yang ada. Namun, peternakan ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti fluktuasi
SALNESIASALNESIA Dalam Islam, makanan dan produk yang dikonsumsi harus halal dan thoyyib sebagaimana diatur dalam Al-Quran dan Hadis. Namun, sebagian besar pelaku usahaDalam Islam, makanan dan produk yang dikonsumsi harus halal dan thoyyib sebagaimana diatur dalam Al-Quran dan Hadis. Namun, sebagian besar pelaku usaha
UNP KEDIRIUNP KEDIRI Selanjutnya, kinerja terbukti berfungsi sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja terhadap perkembangan usaha.Selanjutnya, kinerja terbukti berfungsi sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja terhadap perkembangan usaha.
SEMINAR IDSEMINAR ID Untuk stock opname, pemilik usaha ini masih menggunakan cara manual yaitu dengan menimbang sisa bahan pembuatan daging burger yang digunakan untuk membuatUntuk stock opname, pemilik usaha ini masih menggunakan cara manual yaitu dengan menimbang sisa bahan pembuatan daging burger yang digunakan untuk membuat
UNILAUNILA Sementara itu, strategi penghidupan rumah tangga petani di Desa Kayu Labu mengandalkan modal alam dan sektor pertanian, seperti perikanan dan kerajinanSementara itu, strategi penghidupan rumah tangga petani di Desa Kayu Labu mengandalkan modal alam dan sektor pertanian, seperti perikanan dan kerajinan
Useful /
POLBENGPOLBENG Hasil menunjukkan deviasi rata-rata parameter hidrostatik sebesar 1,23%, jauh di bawah batas toleransi maksimal 5%. Nilai deviasi tertinggi terjadi padaHasil menunjukkan deviasi rata-rata parameter hidrostatik sebesar 1,23%, jauh di bawah batas toleransi maksimal 5%. Nilai deviasi tertinggi terjadi pada
SEMINAR IDSEMINAR ID Persediaan merupakan salah satu masalah yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan kegiatan proses produksi. Akan tetapi, kuantitas persediaan ituPersediaan merupakan salah satu masalah yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan kegiatan proses produksi. Akan tetapi, kuantitas persediaan itu
UNILAUNILA Penjarangan hutan mengurangi kerapatan pohon pada tingkat tertentu sesuai dengan intensitas penjarangan. Pengurangan sejumlah pohon yang menjadi habitatPenjarangan hutan mengurangi kerapatan pohon pada tingkat tertentu sesuai dengan intensitas penjarangan. Pengurangan sejumlah pohon yang menjadi habitat
UNILAUNILA Penyusunan skedul pengeringan mengikuti Metode Terazawa, dimana sampel dikeringkan pada suhu 100°C selama 72 jam. Skedul yang tepat kemudian diterapkanPenyusunan skedul pengeringan mengikuti Metode Terazawa, dimana sampel dikeringkan pada suhu 100°C selama 72 jam. Skedul yang tepat kemudian diterapkan