UNHIUNHI

Dharma BhaktiDharma Bhakti

Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengedukasi dan mendampingi pelaku usaha di Desa Wisata Kertalangu, Denpasar Timur, dalam menerapkan transformasi digital pada pencatatan laporan keuangan. Di era digital saat ini, kemampuan adaptasi terhadap teknologi menjadi krusial bagi keberlanjutan dan pengembangan UMKM, termasuk di sektor pariwisata. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan dan pemanfaatan aplikasi SI APIK dari Bank Indonesia sebagai solusi praktis untuk pencatatan laporan keuangan yang akuntabel dan efisien. Diharapkan dengan kegiatan ini, pelaku usaha di Desa Wisata Kertalangu dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan mereka, mempermudah pengambilan keputusan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Kegiatan pengabdian masyarakat mengenai transformasi digital dalam pelaporan keuangan melalui aplikasi SI APIK telah berhasil meningkatkan kesadaran dan kemampuan pelaku usaha di Desa Wisata Kertalangu dalam mengelola keuangan secara digital.Adopsi teknologi ini diharapkan dapat membantu penyusunan laporan keuangan yang akurat dan efisien guna mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik.Keberlanjutan pendampingan dan dukungan terhadap UMKM dalam adaptasi digital sangat penting untuk memastikan mereka tetap kompetitif dan inovatif di era ekonomi digital.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan aplikasi SI APIK terhadap kinerja keuangan dan pertumbuhan UMKM di Desa Wisata Kertalangu, termasuk analisis seberapa besar aplikasi ini meningkatkan akses terhadap pembiayaan dari lembaga keuangan. Kedua, diperlukan studi mendalam tentang faktor-faktor yang menghambat atau mendukung adopsi teknologi digital di kalangan pelaku usaha pariwisata desa, seperti tingkat literasi digital, ketersediaan infrastruktur internet, dan persepsi terhadap keamanan data, untuk mengidentifikasi strategi intervensi yang lebih tepat sasaran. Ketiga, sebaiknya dikembangkan model pendampingan berkelanjutan yang melibatkan kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan lembaga keuangan guna menciptakan ekosistem digital yang mendukung UMKM, dengan fokus pada pelatihan berkala, mentoring berbasis teknologi, serta mekanisme monitoring dan evaluasi yang terintegrasi sehingga transformasi digital tidak hanya terjadi di awal program tetapi berkelanjutan dalam praktik sehari-hari.

Read online
File size467.43 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test