UNIKOMUNIKOM

Inaque : Journal of Industrial and Quality EngineeringInaque : Journal of Industrial and Quality Engineering

Seiring dengan meningkatnya perkembangan proses produksi, perusahaan pada umumnya berfokus pada pembuatan produk yang dilakukan terus menerus. Proses produksi akan berpengaruh pada kondisi produktivitas suatu perusahaan, baik itu mesin maupun operator. Indikator produktivitas yang menurun mempunyai hubungan dengan perawatan fasilitas produksi perusahaan. Perawatan merupakan kegiatan merawat fasilitas perusahaan, dalam hal ini mesin. Mesin yang terawat sudah tentu sangat membantu perusahaan untuk menghasilkan produk secara optimal, baik dari kualitas maupun kuantitas.. . Penelitian ini dilakukan di CV. Grand Manufacturing Indonesia. Permasalahan yang ada pada penelitian ini adalah kurang optimalnya prosedur perawatan yang ada di perusahaan. Perawatan yang ada hanya terfokus pada perawatan skala minor yang jika dibiarkan maka akan membuat kerugian yang lebih besar lagi.. . Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode Effects and Criticality Analysis (FMECA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerusakan yang dialami mesin, mencari penyebab serta akibat yang ditimbulkan oleh rusaknya komponen dan mengidentifikasi efek-efek buruk yang akan terjadi apabila mesin tersebut mengalami kerusakan. Pada penelitian ini dilakukan sesuai dari prosedur metode yang digunakan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa komponen fan belt dan cutter merupakan komponen kritis pada mesin milling.Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kerusakan komponen meliputi mesin, material, lingkungan, dan manusia.Prioritas tindakan perawatan berdasarkan nilai RPN menunjukkan bahwa fan belt memiliki nilai 1000 dan cutter 192.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan sistem pemantauan kondisi mesin secara *real-time* menggunakan sensor dan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mendeteksi dini potensi kerusakan pada komponen kritis seperti fan belt dan cutter. Selain itu, studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengintegrasikan hasil analisis FMECA dengan strategi perawatan prediktif, sehingga perusahaan dapat mengoptimalkan jadwal perawatan berdasarkan kondisi aktual mesin, bukan hanya berdasarkan interval waktu tertentu. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan mempertimbangkan aspek ergonomi dan keselamatan kerja dalam proses perawatan mesin milling, untuk memastikan bahwa operator terlindungi dari risiko kecelakaan kerja dan dapat melakukan perawatan dengan efektif.

Read online
File size629.92 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test