SARI MUTIARASARI MUTIARA

Jurnal Abdimas MutiaraJurnal Abdimas Mutiara

Pengetahuan tentang obat harus dimiliki oleh semua lapisan masyarakat. Maraknya penyebaran obat palsu dan kesalahan penggunaan obat DAGUSIBU menjadi salah satu upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menggunakan dan mengelola obat. Tujuan dari program pemberian informasi DAGUSIBU adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara menggunakan, menyimpan dan membuang obat yang baik dan benar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi atau ceramah serta diskusi interaktif. Dengan penyuluhan ini diharapkan untuk meningkatkan pengetahuan terhadap penggunaan obat. Peserta penyuluhan ini diberikan materi tentang DAGUSIBU secara langsung serta didukung dengan alat peraga berupa obat sebagai contoh penerapan DAGUSIBU dalam diskusi aktif. Luaran pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan tentang obat melalui DAGUSIBU. Ini adalah salah satu kegiatan tridarma perguruan tinggi yang mengabdikan diri kepada masyarakat. Diharapkan bahwa sosialisasi ini akan memberikan pengetahuan dan pemahaman, secara tidak langsung mencegah penggunaan obat yang salah.

Berdasarkan hasil kegiatan penyuluhan tentang DAGUSIBU di UPT Puskesmas PB Selayang II perlu diadakan secara rutin dan berkelanjutan agar pengetahuan, sikap dan keterampilan Masyarakat dapat meningkat.Peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan masyarakat diharapkan mampu mengubah perilaku keluarga dan masyarakat sekitar UPT Puskesmas PB Selayang II, dengan demikian status kesehatan masyarakat akan meningkat.Universitas Sari Mutiara Indonesia berkolaborasi dengan masyarakat di UPT Puskesmas PB Selayang II melalui Pengabdian Kepada Masyarakat yang diadakan oleh tim pelaksana.

Untuk meningkatkan dampak sosialisasi, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi komunikasi yang efektif. Bagaimana cara menyampaikan informasi tentang DAGUSIBU kepada masyarakat dengan cara yang menarik dan mudah dipahami? Apakah ada metode visual atau interaktif yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan retensi informasi? Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses belajar tentang DAGUSIBU. Bagaimana cara menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan partisipatif? Apakah ada peran teknologi atau media sosial yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat? Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari sosialisasi DAGUSIBU. Bagaimana cara mengukur perubahan perilaku dan pengetahuan masyarakat setelah sosialisasi? Apakah ada metode evaluasi yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan program dan mengidentifikasi area perbaikan?.

Read online
File size380.6 KB
Pages3
DMCAReport

Related /

ads-block-test