UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Jurnal Ekonomi dan PariwisataJurnal Ekonomi dan Pariwisata

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui kinerja fundamental saham-saham perusahaan serta menentukan alternatif pilihan investasi terbaik terhadap perusahaan sektor pertambangan yang termasuk di dalam indeks LQ 45 di PT. Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2013. Penelitian ini menggunakan analisis fundamental, yang terdiri dari analisis earning per share (EPS), price earning ratio (PER), return on investment (ROI), return on equity (ROE) dan price book value (PBV). Hasil analisis fundamental dalam penelitian ini menunjukkan bahwa PT. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero), Tbk adalah alternatif pilihan investasi terbaik diantara empat perusahaan sektor pertambangan lainnya yang termasuk di dalam indeks LQ 45 di PT. Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2013, yaitu PT. Indo Tambangraya Megah, Tbk berada di peringkat kedua, PT. Vale Indonesia, Tbk berada di peringkat ketiga, PT. Adaro Energy, Tbk berada di peringkat keempat dan PT. Bumi Resources, Tbk berada di peringkat kelima. Disarankan agar PT. Bumi Resources, Tbk untuk lebih memperhatikan tingkat efisiensi dan efektivitas terhadap modal serta perusahaan. Perusahaan dengan peringkat pertama yaitu PT. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero), Tbk supaya bisa untuk mempertahankan kinerja perusahaan.

Kinerja faktor fundamental terhadap saham-saham perusahaan sektor pertambangan yang termasuk di dalam indeks LQ 45 di PT.Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2013, berupa nilai yang dicapai oleh masing-masing perusahaan sektor pertambangan, sebagai perhitungan analisis fundamental (earning per share (EPS), price earning ratio (PER), return on investment (ROI), return on equity (ROE)dan price book value (PBV)) untuk penilaian kinerja perusahaan.Hasil penilaian terhadap masing-masing perusahaan dapat dijelaskan dari hasil peringkat yang didapat, yaitu.saham terbaik adalah saham dengan perolehan peringkat tertinggi yaitu Peringkat pertama ditempati oleh PT.Tambang Batubara Bukit Asam (Persero), Tbk, Perusahaan sektor pertambangan yang berada di peringkat kedua adalah PT.Indo Tambangraya Megah Tbk, peringkat ketiga adalah PT.Adaro Energy Tbk, peringkat keempat ditempati oleh PT.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh faktor makroekonomi, seperti inflasi dan suku bunga, terhadap kinerja saham perusahaan pertambangan di indeks LQ 45. Hal ini penting untuk memahami bagaimana kondisi ekonomi yang lebih luas dapat memengaruhi keputusan investasi di sektor pertambangan. Kedua, penelitian dapat memperluas analisis fundamental dengan memasukkan faktor-faktor kualitatif, seperti kualitas manajemen dan tata kelola perusahaan (GCG), untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang potensi investasi. Ketiga, penelitian dapat menguji efektivitas strategi investasi yang menggabungkan analisis fundamental dengan pendekatan teknikal, dengan tujuan untuk meningkatkan potensi keuntungan dan mengurangi risiko investasi di pasar saham.

Read online
File size215.69 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test