UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Jurnal Ekonomi dan PariwisataJurnal Ekonomi dan Pariwisata

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menjelaskan model integrasi manajemen mutu dan manajemen pengetahuan dalam melandasi pembelajaran organisasi untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Penelitian ini dilaksanakan pada seluruh hotel berbintang di Provinsi Bali berdasarkan data BPS tahun 2013, yaitu sebanyak 218 unit, sedangkan sampel penelitian ditentukan sebesar 25 persen atau sebanyak 55 unit dengan menggunakan metode disproportionate sampling. Unit analisis pada penelitian ini adalah hotel (perusahaan) dengan menempatkan general manager atau manager masing-masing hotel sebagai responden. Data survey yang diperoleh, selanjutnya dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis variance dengan software Smart-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu ternyata bukan sebagai dasar penerapan pembelajaran organisasi. Namun, pelaksanaan manajemen mutu yang baik dapat memberikan dampak langsung peningkatan kinerja hotel berbintang di Bali. Lain halanya penerapan manajemen pengetahuan yang terbukti secara empiris sebagai penentu peningkatan kinerja hotel berbintang di Bali, baik langsung maupun tak langsung melalui mediasi pembelajaran organisasi. Bagaimanapun, pelaksanaan manajemen pengetahuan yang mendasari penerapan pembelajaran organisasi memberikan dampak besar dalam meraih keunggulan kompetitif, sehingga kinerja hotel berbintang di Bali menjadi semakin meningkat.

Berdasarkan hasil dan analisis yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut.Manajemen mutu ternyata bukan sebagai penentu pembelajaran organisasi.Namun, pelaksanaan manajemen pengetahuan mampu mengarahkan peningkatan pembelajaran organisasi pada hotel berbintang di Bali.Peningkatan pelaksanaan manajemen mutu dapat meningkatkan kinerja hotel berbintang di Bali.Selain itu, peningkatan pelaksanaan manajemen pengetahuan juga mampu meningkatkan kinerjanya.Hasil yang sama pula diperoleh, peningkatan kegiatan pembelajaran organisasi mampu meningkatkan kinerja hotel berbintang di Bali.Peningkatan manajemen mutu bukan sebagai landasan penerapan pembelajaran organisasi, sehingga tidak mampu menentukan pencapaian kinerja hotel berbintang di Bali.Namun, pelaksanaan manajemen pengetahuan yang semakin meningkat mampu melandasi penerapan pembelajaran organisasi, sehingga menentukan peningkatan kinerja hotel berbintang di Bali.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar manajemen hotel berbintang di Bali lebih memperhatikan implementasi sarana inti dalam manajemen mutu, yang didasarkan pada penyediaan dokumen mutu, penggunaan ukuran mutu yang jelas dan valid, penggunaan pendekatan metode statistik, pelaksanaan analisis mutu terpadu, serta penyediaan informasi mutu. Selain itu, penyimpanan pengetahuan yang didasarkan pada kerapian penyimpanan dokumen, keamanan penyimpanan dokumen, integrasi pendokumentasian dengan deskripsi pekerjaan, kemudahan pencarian kembali, dan kecepatan pencarian kembali dokumen yang telah disimpan dapat merefleksikan pelaksanaan manajemen pengetahuan yang semakin baik pada hotel berbintang di Bali. Membangun koneksi dengan pihak lain, seperti kerja sama dengan pemerintah, asosiasi, dan kemitraan dengan pihak terkait, juga penting dalam penerapan pembelajaran organisasi untuk meningkatkan kinerja hotel berbintang di Bali. Manajemen hotel berbintang di Bali juga disarankan untuk mengedepankan peningkatan produktivitas tim kerja, serta dibarengi dengan peningkatan laba yang berkesinambungan, menghasilkan produk layanan yang bermutu secara terus menerus, peningkatan kemampuan karyawan, penurunan keluhan pelanggan, dan operasi usaha yang semakin efisien.

Read online
File size347.52 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test