FIKES UMWFIKES UMW

Miracle Journal of Public HealthMiracle Journal of Public Health

Lalat merupakan salah satu vektor penyebab penyebaran penyakit diare di masyarakat, oleh sebab itu perlu adanya pengendalian lalat. Variasi umpan insang ikan, udang basah dan tomat busuk yang dipergunakan dapat membuat lalat tertarik karena dari ketiga umpan yang dipergunakan memiliki beberapa kandungan yang sama dan aroma yang khas disukai oleh lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas variasi umpan terhadap penggunaan perangkap lalat (fly trap) di Pasar Basah Anduonohu Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan menggunakan desain one shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lalat yang ada di Pasar Basah Anduonohu Kota Kendari. Peneliti menggunakan perangkap fly trap yang berjumlah 9 buah, dengan umpan insang ikan 3 ekor, umpan udang basah sejumlah 3 ekor dan umpan tomat busuk 3 buah. Metode analisis menggunakan Uji one way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji one way anova diperoleh nilai Fhitung (24,271) > Ftabel (5,14) serta p value (0,001) < dari α (0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa terdapat perbedaan efektivitas variasi umpan terhadap penggunaan perangkap lalat (fly trap) di Pasar Basah Anduonohu Kota Kendari.

Umpan insang ikan paling efektif dalam menarik lalat dengan persentase keberhasilan 51,8%.Umpan udang basah juga efektif namun lebih rendah, yaitu 29,6%.Umpan tomat busuk merupakan yang paling rendah efektivitasnya, yaitu 18,6%.Terdapat perbedaan signifikan dalam efektivitas ketiga variasi umpan terhadap penggunaan perangkap lalat di Pasar Basah Anduonohu.

Pertama, perlu diteliti efektivitas kombinasi umpan insang ikan dan udang basah dalam satu perangkap untuk melihat apakah daya tarik terhadap lalat meningkat secara sinergis. Kedua, perlu dikaji perbedaan efektivitas umpan pada lokasi berbeda di pasar, seperti di area penjual sayur atau makanan matang, untuk mengetahui pengaruh jenis lingkungan terhadap ketertarikan lalat. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas variasi tingkat pembusukan tomat atau umpan organik lainnya, karena aroma yang lebih kuat dari bahan yang lebih busuk mungkin meningkatkan jumlah tangkapan lalat. Penelitian-penelitian ini dapat memperkaya strategi pengendalian lalat yang alami dan ramah lingkungan di pasar tradisional. Studi lebih lanjut juga bisa menguji peran suhu dan kelembapan terhadap efektivitas umpan, mengingat kondisi mikroklimat pasar basah yang unik. Ide lain adalah mengembangkan umpan dari bahan lokal murah yang mudah membusuk dan menarik lalat, agar metode ini dapat diterapkan secara luas dan berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, pengendalian vektor penyakit di pasar dapat dilakukan secara lebih efisien dan sistematis.

Read online
File size357.92 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test