STIATA BALONGSTIATA BALONG

JAPBJAPB

Laporan laba rugi (Loss & Profit/Income Statement) merupakan suatu laporan yang memberikan informasi kinerja perusahaan menjalankan operasinya dalam jangka waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan penyusunan laporan laba rugi berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) pada Garassi Coffee di Kabupaten Tabalong. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu seluruh data penjualan dan beban yang ada pada Garassi Coffee pada tahun 2024. Sampel penelitian ini yaitu data-data yang relevan seperti pendapatan dan beban operasional pada Garassi Coffee selama satu tahun pada tahun 2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Teknis analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan yang meningkat, diikuti oleh laba bersih yang stabil dan positif, dengan total laba setelah pajak sebesar Rp 387.944.000 berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) lebih kecil dibanding perhitungan laporan laba rugi pada Garassi Coffee yaitu sebesar Rp 399.694.000. Penyusunan laporan ini memberikan gambaran keuangan yang lebih jelas, membantu pemilik usaha dalam pengambilan keputusan, serta menjadi dasar evaluasi untuk pengembangan usaha ke depan karena penyusunan ini lebih rinci dan akurat.

Sebelum penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK), Garassi Coffee belum memiliki laporan laba rugi secara formal dan pencatatan keuangan hanya dilakukan secara sederhana tanpa klasifikasi akun yang sesuai prinsip akuntansi.Penyusunan laporan laba rugi berdasarkan SAK berhasil dilakukan menggunakan data transaksi dari Januari hingga Desember 2024, menunjukkan tren pendapatan dan laba yang meningkat secara konsisten dengan total laba bersih setelah pajak sebesar Rp 387.000, lebih rendah dibanding perhitungan internal Garassi Coffee sebesar Rp 399.000 karena penyusunan berdasarkan SAK lebih rinci dan akurat.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan sistem akuntansi digital dalam penyusunan laporan laba rugi berbasis SAK pada usaha mikro seperti Garassi Coffee untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pencatatan keuangan. Kedua, perlu dikaji penerapan SAK dalam penyusunan laporan keuangan lainnya, seperti neraca dan laporan arus kas, untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kinerja keuangan usaha, bukan hanya laba rugi. Ketiga, sebaiknya dilakukan studi komparatif tentang perbedaan hasil laporan laba rugi berdasarkan SAK dan metode pencatatan sederhana di berbagai usaha kuliner mikro untuk mengevaluasi dampak penerapan standar akuntansi terhadap keputusan bisnis dan akses pembiayaan, sehingga dapat dirancang pelatihan pencatatan keuangan yang lebih tepat sasaran bagi pelaku UMKM.

Read online
File size759.35 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test