STTBEREASTTBEREA

LOGIA: Jurnal Teologi PentakostaLOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta

Tujuan penelitian ini, adalah untuk mengkaji peristiwa Pentakosta sebagai transformasi karakter yang mengubah para murid yang biasa menjadi pemberita injil yang luar biasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode etnoskopik untuk mengkaji kisah Pentakosta dalam Kisah Para Rasul 2:1-11 melalui empat lensa utama: budaya, Kitab Suci, misiologis, dan pendidikan. Temuan utama dari kajian ini adalah bahwa peristiwa Pentakosta tidak hanya sebagai awal misi gereja, tetapi juga sebagai titik transformasi karakter murid-murid untuk menjadi pemberita injil. Penelitian ini menemukan, empat karakter penting, yakni: pertama, karakter kerendahan hati interkultural; kedua, karakter solidaritas lintas batas; ketiga, karakter keberanian profetik; dan keempat, karakter inklusivitas kasih. Diharapkan karakter-karakter ini, menjadi aspek penting yang bisa diadopsi oleh gereja dan orang percaya untuk mengalami transformasi karakter dalam bermisi.

Peristiwa Pentakosta merupakan titik krusial transformasi karakter murid-murid Yesus dalam konteks misi global gereja.Pencurahan Roh Kudus mengubah para murid biasa menjadi pelayan-pelayan luar biasa, membentuk karakter kerendahan hati interkultural, solidaritas lintas batas, keberanian profetik, dan inklusivitas kasih.Nilai-nilai ini menjadi fondasi penting bagi gereja kontemporer di tengah dunia yang plural dan kompleks, memanggil umat untuk menghidupi spiritualitas yang transformatif dan relevan.

Penelitian lanjutan perlu memperluas pendekatan etnoskopik pada narasi-narasi Perjanjian Baru lainnya yang berkaitan dengan pertumbuhan gereja dan misi lintas budaya. Selain itu, eksplorasi lebih mendalam terhadap praktik pendidikan iman berbasis budaya lokal penting dilakukan untuk mengimplementasikan transformasi karakter yang diidealkan dalam peristiwa Pentakosta. Sebagai pengembangan, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana gereja-gereja di berbagai konteks budaya mengadopsi dan menginternalisasi empat karakter utama yang ditemukan dalam studi ini—kerendahan hati interkultural, solidaritas lintas batas, keberanian profetik, dan inklusivitas kasih—dalam pelayanan dan kesaksian mereka. Penelitian ini juga dapat menginvestigasi bagaimana teknologi dan media sosial dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi dialog antarbudaya dan mempromosikan nilai-nilai Pentakosta dalam skala global, serta bagaimana gereja dapat secara proaktif mengatasi tantangan-tantangan yang muncul akibat polarisasi sosial dan diskriminasi berbasis identitas, dengan mengedepankan prinsip-prinsip inklusivitas dan kasih yang diajarkan dalam Injil.

  1. Pentecostal talk about God: Attempting to speak from experience | Nel | HTS Teologiese Studies / Theological... doi.org/10.4102/hts.v73i3.4479Pentecostal talk about God Attempting to speak from experience Nel HTS Teologiese Studies Theological doi 10 4102 hts v73i3 4479
  2. Pentecostal Missions and the Changing Character of Global Christianity - Heather D. Curtis, 2012. pentecostal... journals.sagepub.com/doi/10.1177/239693931203600305Pentecostal Missions and the Changing Character of Global Christianity Heather D Curtis 2012 pentecostal journals sagepub doi 10 1177 239693931203600305
  3. Between the Spirit and the Word: Reading the Gendered African Pentecostal Bible | Dube | HTS Teologiese... hts.org.za/index.php/HTS/article/view/2651Between the Spirit and the Word Reading the Gendered African Pentecostal Bible Dube HTS Teologiese hts za index php HTS article view 2651
Read online
File size512.89 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test