IAESCOREIAESCORE
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE)International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE)Many people suffer from bone fractures, which can result from minor accidents, forceful blows, or even diseases like osteoporosis or bone cancer. In the medical realm, accurately identifying bone fractures from X-ray images is paramount for effective diagnosis and treatment. To address this, a comparative study is conducted utilizing three distinct models: a traditional convolutional neural network (CNN), MobileNet-V2, and a newly developed parallel deep convolutional neural network (PDCNN). The primary aim is to evaluate and contrast these models in terms of precision, sensitivity, and specificity for diagnosing bone fractures. X-ray images of fractured and non-fractured bones are sourced from Kaggle and subjected to various image processing techniques to rectify anomalies. Techniques such as cropping, resizing, contrast enhancement, filtering, and augmentation are applied, culminating in canny edge detection. These processed images are then used to train and test models. The results showcased the superior performance of the newly developed PDCNN model, achieving an impressive accuracy of 92.89%, surpassing both the traditional CNN and pretrained MobileNet-V2 models. A series of ablation studies are conducted to fine-tune the hyperparameters of the PDCNN model, further validating its efficacy. Throughout the investigation, PDCNN consistently outperformed MobileNet-V2 and traditional CNN, underscoring its potential as an advanced tool for streamlining bone fracture identification.
The study demonstrates the effectiveness of the proposed PDCNN model in accurately detecting bone fractures from X-ray images, surpassing traditional CNN and MobileNet-V2 models.Rigorous validation through ablation studies confirms the models robustness and optimal performance.These findings contribute to advancements in medical image analysis and have the potential to improve diagnostic accuracy and efficiency in clinical settings.
Future research should explore the integration of PDCNN with other imaging modalities, such as CT scans and MRI, to enhance diagnostic capabilities and provide a more comprehensive assessment of bone fractures. Investigating the application of PDCNN in detecting subtle or complex fracture patterns, which are often challenging for human radiologists, could further improve diagnostic accuracy. Additionally, developing a user-friendly interface and deploying PDCNN as a clinical decision support system could facilitate its widespread adoption and integration into routine medical practice, ultimately benefiting patients and healthcare professionals alike. These advancements will require further data collection, model refinement, and clinical validation to ensure the reliability and effectiveness of PDCNN in real-world healthcare settings.
| File size | 1.07 MB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNHASYUNHASY Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu membedakan tingkat performa guru secara kuantitatif dan objektif, serta memberikan rekomendasi guru terbaikHasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu membedakan tingkat performa guru secara kuantitatif dan objektif, serta memberikan rekomendasi guru terbaik
UNHASYUNHASY Informasi dari sistem ini mendukung perencanaan stok, strategi promosi, dan peningkatan kepuasan pelanggan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan,Informasi dari sistem ini mendukung perencanaan stok, strategi promosi, dan peningkatan kepuasan pelanggan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan,
UNIPEMUNIPEM Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pemanfaatan Google Workspace sebagai solusi praktis, murah, dan mudah diadopsi untuk digitalisasi layanan kampusKebaruan dari penelitian ini terletak pada pemanfaatan Google Workspace sebagai solusi praktis, murah, dan mudah diadopsi untuk digitalisasi layanan kampus
SUBSETSUBSET Hal yang sangat penting dalam penerapan Metode Perbandingan Eksponential (MPE) adalah penentuan derajat kepentingan atau bobot dari setiap kriteria yangHal yang sangat penting dalam penerapan Metode Perbandingan Eksponential (MPE) adalah penentuan derajat kepentingan atau bobot dari setiap kriteria yang
UBHARAUBHARA Tujuan yang ingin dicapai dalam proyek akhir ini adalah membuat aplikasi Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Wilayah Penghasil Bawang Merah TerbaikTujuan yang ingin dicapai dalam proyek akhir ini adalah membuat aplikasi Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Wilayah Penghasil Bawang Merah Terbaik
TUNASBANGSATUNASBANGSA Penelitian ini menggunakan metode Analytic Network Process untuk membantu menentukan karyawan mana yang layak diberhentikan. Sistem pendukung keputusanPenelitian ini menggunakan metode Analytic Network Process untuk membantu menentukan karyawan mana yang layak diberhentikan. Sistem pendukung keputusan
TUNASBANGSATUNASBANGSA Kenaikan jabatan adalah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian Aparatur Sipil Negara. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapatKenaikan jabatan adalah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian Aparatur Sipil Negara. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat
TUNASBANGSATUNASBANGSA Tujuan utama dari pendekatan PROMETHEE ini adalah untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dengan cara mengelompokkan tipe keputusan menjadi 6 fungsiTujuan utama dari pendekatan PROMETHEE ini adalah untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dengan cara mengelompokkan tipe keputusan menjadi 6 fungsi
Useful /
IAESCOREIAESCORE 5 (1. 34 dan 1. 22 pada 2. 45 dan 5. 8 GHz, masing-masing), impedansi masukan mendekati 50 Ω, gain tinggi yang melebihi 8 dBi, lebar pita 179.50 MHz pada5 (1. 34 dan 1. 22 pada 2. 45 dan 5. 8 GHz, masing-masing), impedansi masukan mendekati 50 Ω, gain tinggi yang melebihi 8 dBi, lebar pita 179.50 MHz pada
IAESCOREIAESCORE Sebelas SPP yang banyak digunakan diidentifikasi, dengan CHIRPS menonjol karena penggunaan yang sering, resolusi tinggi, dan catatan data yang luas. TrenSebelas SPP yang banyak digunakan diidentifikasi, dengan CHIRPS menonjol karena penggunaan yang sering, resolusi tinggi, dan catatan data yang luas. Tren
UnimorUnimor Kontribusi pola tersebut sebesar 34,3% (Rp 1. 934) dengan nilai R/C terbaik yaitu 1,52. Sustainable livelihood asset ternak sapi potong berpengaruh signifikanKontribusi pola tersebut sebesar 34,3% (Rp 1. 934) dengan nilai R/C terbaik yaitu 1,52. Sustainable livelihood asset ternak sapi potong berpengaruh signifikan
TUNASBANGSATUNASBANGSA Penelitian ini menggunakan metode K-Means untuk mengelompokkan atau mengklasterisasi penilaian kualitas kinerja pegawai berdasarkan SKP (Sasaran KerjaPenelitian ini menggunakan metode K-Means untuk mengelompokkan atau mengklasterisasi penilaian kualitas kinerja pegawai berdasarkan SKP (Sasaran Kerja