IAESCOREIAESCORE
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE)International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE)Dalam makalah ini diusulkan suatu teknik untuk merancang array antena yang terdiri dari elemen-elemen berarah untuk estimasi arah kedatangan (DOA). Pendekatan ini khususnya diterapkan untuk mengembangkan array antena hibrida dengan akurasi yang ditingkatkan, yang mencakup estimasi spektral spasial digital setelah pemrosesan awal secara analog. Rumus eksplisit sebelumnya untuk menghitung batas bawah Cramér–Rao (CRLB) yang menentukan hubungan antara varians estimasi DOA dan pola radiasi elemen antena, geometri array, telah digunakan. Ide utama dari teknik yang diusulkan adalah memperhitungkan pola spasial dan penguatan (gain) dari elemen antena. Penguatan tinggi, berbeda dengan jumlah elemen antena atau jarak antar elemen, merupakan faktor paling penting yang memungkinkan pengurangan kesalahan estimasi DOA. Beberapa contoh perhitungan pola radiasi elemen antena yang meningkatkan akurasi estimasi DOA dengan super-resolusi disajikan dalam makalah ini. Array antena yang diusulkan dimodelkan berdasarkan metode momen (MoM). Nilai kesalahan rata-rata kuadrat (RMSE) setelah estimasi DOA diperoleh. Hasil menunjukkan bahwa sistem hibrida yang dihasilkan dapat mengurangi nilai kesalahan dalam estimasi DOA dengan super-resolusi.
Makalah ini mengusulkan metode desain array antena digital untuk meningkatkan akurasi estimasi arah kedatangan (DOA) dengan super-resolusi, yang mempertimbangkan penguatan dan pola berarah dari elemen antena individu, berbeda dari metode sebelumnya yang mengabaikan sifat ini.Berdasarkan simulasi dan ekspresi analitis, diketahui bahwa penguatan tinggi dapat mengkompensasi jumlah elemen antena yang lebih sedikit, sehingga memungkinkan pencapaian akurasi yang setara.Pendekatan ini berhasil diterapkan dalam merancang arsitektur array hibrida dengan jumlah elemen yang lebih sedikit tanpa mengurangi akurasi, yang dapat diwujudkan secara praktis dalam konstruksi hibrida berbasis beam space.
Pertama, perlu dikembangkan penelitian mengenai desain array antena berbasis elemen mikrostrip dengan pola radiasi adaptif, yang dapat secara dinamis menyesuaikan penguatan dan bentuk berkas sesuai kondisi lingkungan propagasi sinyal, untuk meningkatkan akurasi estimasi DOA pada skenario mobile. Kedua, layak dieksplorasi penggunaan algoritma optimasi evolusioner yang lebih canggih, seperti differential evolution atau particle swarm optimization, untuk menyintesis pola radiasi elemen antena dengan batasan fisik yang lebih realistis, guna mendapatkan varian minimal pada berbagai sudut datang. Ketiga, penting untuk menyelidiki penerapan pendekatan desain serupa pada frekuensi mmWave (milimeter wave) dalam sistem 5G/6G, terutama bagaimana efek coupling antar elemen dan kerugian transmisi memengaruhi performa estimasi DOA pada frekuensi tinggi, dengan membandingkan hasil antara model simulasi ideal dan hasil eksperimen berbasis prototipe fisik.
| File size | 814 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
IAESONLINEIAESONLINE This paper presents a novel approach to improving the starting performance of three-phase induction motors by integrating an optimized S-curve accelerationThis paper presents a novel approach to improving the starting performance of three-phase induction motors by integrating an optimized S-curve acceleration
IAESONLINEIAESONLINE Measurements of S-parameters for TE and TM polarizations have been validated experimentally over the 2–8 GHz frequency spectrum for both normal and obliqueMeasurements of S-parameters for TE and TM polarizations have been validated experimentally over the 2–8 GHz frequency spectrum for both normal and oblique
IAESONLINEIAESONLINE 0%, indicating that the model effectively handled the tradeoff between precision and recall. In addition, the model had maintained low FPR and FNR—1.0%, indicating that the model effectively handled the tradeoff between precision and recall. In addition, the model had maintained low FPR and FNR—1.
IAESONLINEIAESONLINE Model hybrid, seperti Multi-Model Drought Forecaster (92% akurasi) dan Drought Anticipation Super Model (96% akurasi), menunjukkan peningkatan signifikanModel hybrid, seperti Multi-Model Drought Forecaster (92% akurasi) dan Drought Anticipation Super Model (96% akurasi), menunjukkan peningkatan signifikan
IAESONLINEIAESONLINE The BIQM has a four-stage framework: RGB to YUV transformation, denoising with convolutional neural network , quality evaluation, and weighting to makeThe BIQM has a four-stage framework: RGB to YUV transformation, denoising with convolutional neural network , quality evaluation, and weighting to make
IAESONLINEIAESONLINE Experimental evaluations were conducted on multiple ovarian image datasets. The proposed technique achieved an accuracy of over 98% across the PCOSUSG,Experimental evaluations were conducted on multiple ovarian image datasets. The proposed technique achieved an accuracy of over 98% across the PCOSUSG,
IAESONLINEIAESONLINE The system was evaluated into six categories, including normal, COVID-19, tuberculosis, opacity, bacterial pneumonia, and viral pneumonia. Results demonstrateThe system was evaluated into six categories, including normal, COVID-19, tuberculosis, opacity, bacterial pneumonia, and viral pneumonia. Results demonstrate
IAESONLINEIAESONLINE This paper presents a novel hybrid approach for intrusion detection in cloud environments, combining Random Forest for feature selection, Long Short-TermThis paper presents a novel hybrid approach for intrusion detection in cloud environments, combining Random Forest for feature selection, Long Short-Term
Useful /
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Namun, karena keterbatasan bukti dari desain kuasi-eksperimental dan ukuran sampel kecil, penelitian lanjutan berupa uji coba terkontrol acak (RCT) berskalaNamun, karena keterbatasan bukti dari desain kuasi-eksperimental dan ukuran sampel kecil, penelitian lanjutan berupa uji coba terkontrol acak (RCT) berskala
IAESCOREIAESCORE Namun, tantangan seperti risiko keamanan, masalah kepatuhan, dan beban informasi menuntut pendekatan terstruktur dalam implementasinya. Kerangka ASMITNamun, tantangan seperti risiko keamanan, masalah kepatuhan, dan beban informasi menuntut pendekatan terstruktur dalam implementasinya. Kerangka ASMIT
UMPRUMPR Matanajwa yang kini tayang di Trans7, terlihat tunduk pada kepentingan modal atau pasar, dan dari sisi realitas Matanajwa membuat konstruksi realitas keberpihakanMatanajwa yang kini tayang di Trans7, terlihat tunduk pada kepentingan modal atau pasar, dan dari sisi realitas Matanajwa membuat konstruksi realitas keberpihakan
UNIKOMUNIKOM Pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi dengan metode checklist (Daftar Periksa) dan melihat dari evaluasi persepsi masyarakat setempatPengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi dengan metode checklist (Daftar Periksa) dan melihat dari evaluasi persepsi masyarakat setempat