UNIMUNIM

PRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan KeuanganPRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan

Anggaran berfungsi sebagai aspek perencanaan dan pengawasan dalam kegiatan operasional perusahaan. Anggaran harus dapat menyesuaikan rencana yang dibuat untuk berbagai bagian dalam perusahaan, sehingga rencana kegiatan yang satu akan selaras dengan lainnya. Efisiensi adalah hubungan antara barang dan jasa yang dihasilkan sebuah kegiatan dengan sumber daya yang digunakan. Suatu kegiatan dikatakan efisien apabila mampu menghasilkan output tertentu dengan input yang serendah‑rendahnya atau dengan input tertentu mampu menghasilkan output sebesar‑besarnya (spending well). Sedangkan efektivitas merupakan hubungan antara keluaran dengan tujuan atau sasaran yang harus dicapai. Kegiatan operasional dikatakan efektif apabila proses kegiatan mencapai tujuan dan sasaran akhir kebijakan (spending wisely). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui varians anggaran penjualan dan produksi PG. Gempolkrep Mojokerto tahun 2014 – 2015 dan mengukur tingkat efisiensi dan efektifitas anggaran penjualan dan produksi PG. Gempolkrep Mojokerto tahun 2014 – 2015. Metode analisa yang digunakan adalah analisis varians. Hasil penelitian ini terdapat varians unfavorable pada anggaran penjualan tahun 2014 dan 2015. Anggaran produksi tahun 2014 dan 2015 menunjukkan varians favorable. Penggunaan anggaran untuk tahun 2014 dan 2015 kurang dari 80% atau berada pada kategori efisien. Kinerja anggaran perusahaan tahun 2014 – 2015 berada pada range kurang dari 80% atau berada pada kategori kurang efektif.

Analisis varians menunjukkan anggaran penjualan PG Gempolkrep tahun 2014‑2015 mengalami varians tidak menguntungkan, sehingga perusahaan belum mencapai target penjualan.Sebaliknya, anggaran produksi menunjukkan varians menguntungkan karena realisasi biaya produksi lebih rendah daripada yang dianggarkan.Penggunaan anggaran pada kedua tahun berada dalam rentang 60‑80 % sehingga tergolong efisien, namun efektivitasnya kurang dari 80 % sehingga dinilai kurang efektif.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan teknik budgeting berbasis activity‑based costing (ABC) mempengaruhi tingkat efisiensi dan efektivitas anggaran pada perusahaan gula, khususnya dalam membandingkan hasil dengan metode varians tradisional. Selanjutnya, studi komparatif antara PG Gempolkrep dengan perusahaan gula lain di wilayah Jawa Timur dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor eksternal seperti fluktuasi harga pasar dan kebijakan pemerintah yang paling berpengaruh terhadap varians penjualan dan produksi. Penelitian ketiga dapat menyelidiki peran sistem informasi manajemen terintegrasi dalam meningkatkan akurasi perencanaan anggaran, dengan menguji apakah penggunaan dashboard real‑time dapat menurunkan tingkat varians unfavorable dalam periode selanjutnya. Selain itu, analisis sensitivitas terhadap perubahan asumsi biaya standar dapat memberikan wawasan tentang seberapa besar ketepatan estimasi mempengaruhi efektivitas anggaran. Penelitian‑penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi manajer keuangan untuk merumuskan RKAP yang lebih akurat serta memperkuat literatur tentang pengukuran kinerja anggaran di sektor manufaktur gula.

Read online
File size316.9 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test