ITB ADITB AD

LiquidityLiquidity

Kualitas jasa mendorong pembentukan ikatan kuat antara pelanggan dan perusahaan. Kepuasan pelanggan tercapai ketika harapan dan kebutuhan mereka terpenuhi secara konsisten melalui layanan yang diberikan. Penelitian ini dilakukan di Joss Laundry Jatinangor. Untuk memahami dan memenuhi harapan pelanggan, digunakan metode SERVQUAL untuk mengukur kesenjangan antara harapan dan persepsi pelanggan dalam lima dimensi kualitas layanan. Studi ini juga didukung oleh uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan akurasi data. Dari 20 atribut yang dianalisis, 9 atribut memiliki nilai kesenjangan negatif, menunjukkan bahwa persepsi pelanggan masih di bawah harapan mereka. Kesenjangan negatif terbesar ditemukan pada atribut ketepatan waktu penyelesaian layanan, dengan nilai kesenjangan -0.35. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar Joss Laundry Jatinangor memprioritaskan perbaikan ketepatan waktu layanan dan melakukan evaluasi rutin terhadap atribut-atribut lain yang memperoleh skor negatif. Peningkatan efisiensi operasional dan pelatihan karyawan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan dan mempertahankan kepuasan pelanggan.

Kualitas layanan yang diberikan Joss Laundry Jatinangor secara umum dipersepsikan sebagai layanan yang memiliki fondasi yang kuat dan banyak keunggulan, namun masih memiliki kelemahan signifikan pada beberapa area operasional inti.Analisis kualitas jasa dengan metode SERVQUAL berhasil mengidentifikasi kesenjangan negatif yang signifikan pada beberapa dimensi layanan fundamental, khususnya pada Reliability (Keandalan), Responsiveness (Daya Tanggap), dan Empathy (Empati).Temuan ini menunjukkan bahwa ekspektasi pelanggan pada aspek-aspek esensial tersebut belum sepenuhnya dipenuhi oleh kinerja aktual layanan.Prioritas utama yang harus dievaluasi oleh Joss Laundry Jatinangor adalah pada atribut ketepatan waktu yang memiliki kesenjangan negatif SERVQUAL terbesar, yaitu -0,35.Analisis kualitas jasa menunjukkan bahwa dimensi Tangible mendapatkan penilaian kinerja tertinggi dari pelanggan, mengindikasikan bahwa aspek-aspek fisik layanan dipersepsikan secara positif dan menjadi titik kekuatan utama layanan yang dievaluasi.

Berdasarkan temuan penelitian, Joss Laundry Jatinangor dapat mempertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap proses operasional internal, terutama terkait dengan kapasitas dan sinkronisasi notifikasi penyelesaian layanan. Intervensi pada proses ini dapat meningkatkan keandalan dan ketepatan waktu layanan. Kedua, pelatihan soft skills karyawan menjadi prioritas untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam memberikan informasi yang jelas, merespons permintaan, dan menangani keluhan dengan cepat. Ketiga, Joss Laundry Jatinangor dapat mengembangkan strategi komunikasi yang menekankan keunggulan dimensi Tangible dan Assurance, sehingga memperkuat posisi kompetitif mereka di pasar.

  1. Service quality assessment and enhancement using Kano model | PLOS One. service quality assessment enhancement... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0264423Service quality assessment and enhancement using Kano model PLOS One service quality assessment enhancement journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0264423
  2. Service Quality Analysis at Carwash 99 Garage | Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan. service quality analysis... jurnal.ibik.ac.id/index.php/jimkes/article/view/2961Service Quality Analysis at Carwash 99 Garage Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan service quality analysis jurnal ibik ac index php jimkes article view 2961
Read online
File size324.83 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test