POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG

JURNAL INFO KESEHATANJURNAL INFO KESEHATAN

Hipertensi gestasional adalah komplikasi kehamilan yang umum dan terkait dengan risiko yang meningkat bagi kesehatan ibu dan janin. Pendekatan non-farmakologis, termasuk modifikasi diet, telah dieksplorasi sebagai strategi pendukung potensial untuk pengelolaan tekanan darah. Pisang Ambon (Musa acuminata) adalah buah yang kaya akan kalium dan mungkin relevan dalam konteks ini. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa perubahan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah konsumsi pisang Ambon pada wanita hamil dengan hipertensi gestasional yang berkunjung ke Puskesmas Jalan Emas, Kabupaten Tangerang. Dilakukan studi kuantitatif pra-eksperimental dengan desain pre-test-post-test pada satu kelompok yang terdiri dari 31 wanita hamil berusia 23 hingga 30 tahun. Peserta mengonsumsi dua pisang Ambon per hari, sekitar 200 gram, selama tujuh hari. Tekanan darah diukur sebelum dan setelah periode intervensi. Statistik deskriptif dan uji t berpasangan digunakan untuk menilai perubahan tekanan darah. Tekanan darah sistolik rata-rata menurun dari 147,2 ± 5,0 mmHg menjadi 127,0 ± 5,2 mmHg, dan tekanan darah diastolik rata-rata menurun dari 94,2 ± 4,0 mmHg menjadi 83,4 ± 3,1 mmHg, dengan kedua perubahan mencapai signifikansi statistik (sistolik p = 0,0001; diastolik p = 0,0005). Karena tidak adanya kelompok kontrol dan ukuran sampel yang kecil, temuan ini harus diinterpretasikan sebagai temuan awal dan tidak menetapkan kausalitas. Hasil penelitian menunjukkan asosiasi yang diamati antara konsumsi pisang Ambon dan penurunan tekanan darah dalam waktu singkat, yang memerlukan investigasi lebih lanjut melalui uji klinis terkontrol dengan sampel yang lebih besar dan jangka waktu yang lebih lama untuk menentukan relevansi klinis dan generalisasi.

Penelitian ini menemukan bahwa konsumsi pisang Ambon (Musa acuminata) terkait dengan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada wanita hamil dengan hipertensi gestasional yang berkunjung ke Puskesmas Jalan Emas di Kabupaten Tangerang.Meskipun temuan ini menunjukkan peran potensial buah lokal yang kaya kalium sebagai pendekatan diet komplementer, interpretasi harus dilakukan dengan hati-hati karena adanya keterbatasan metodologis, termasuk ukuran sampel yang kecil, durasi intervensi yang singkat, dan tidak adanya kelompok kontrol.Oleh karena itu, hasil penelitian ini tidak dapat menetapkan hubungan kausal antara konsumsi pisang Ambon dan penurunan tekanan darah.Sebaliknya, temuan ini memberikan bukti awal yang dapat menginformasikan penelitian selanjutnya.Studi lanjutan yang menggunakan desain acak terkontrol, populasi yang lebih besar dan beragam, jangka waktu yang lebih lama, serta pengendalian yang ketat terhadap asupan diet termasuk penilaian natrium dan kalium diperlukan untuk mengklarifikasi efektivitas dan keamanan konsumsi pisang Ambon dalam mengelola hipertensi gestasional dan memahami implikasinya bagi kesehatan ibu dan janin.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi acak terkontrol dengan sampel yang lebih besar dan beragam, serta jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, penting untuk mengendalikan faktor-faktor konfounder seperti asupan diet, aktivitas fisik, tingkat stres, usia kehamilan, dan indeks massa tubuh. Studi ini dapat membantu mengklarifikasi efektivitas dan keamanan konsumsi pisang Ambon dalam mengelola hipertensi gestasional. Selain itu, penelitian tentang tabu makanan pada wanita hamil juga perlu dilakukan untuk memahami kepercayaan budaya dan norma sosial yang mendalam yang bervariasi di berbagai komunitas dan sering kali ditransmisikan secara lisan. Studi ini dapat membantu memastikan bahwa intervensi diet yang melibatkan pisang Ambon dapat diterima secara budaya dan efektif dalam konteks lokal. Akhirnya, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi mekanisme di balik efek penurunan tekanan darah dari konsumsi pisang Ambon, termasuk peran kalium dan senyawa bioaktif lainnya dalam buah tersebut.

  1. Exploring tabooed food among Dayaknese of Ngaju Women in Central Kalimantan Province, Indonesia | Public... doi.org/10.36685/phi.v9i3.715Exploring tabooed food among Dayaknese of Ngaju Women in Central Kalimantan Province Indonesia Public doi 10 36685 phi v9i3 715
  2. Non‐pharmacological management of hypertension - Verma - 2021 - The Journal of Clinical Hypertension... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jch.14236NonyAAAapharmacological management of hypertension Verma 2021 The Journal of Clinical Hypertension onlinelibrary wiley doi 10 1111 jch 14236
  3. A Comprehensive Review on Social Inequalities and Pregnancy Outcome—Identification of Relevant... doi.org/10.3390/ijerph192416592A Comprehensive Review on Social Inequalities and Pregnancy OutcomeAiIdentification of Relevant doi 10 3390 ijerph192416592
  4. Life stressors, hypertensive disorders of pregnancy, and preterm birth: Journal of Psychosomatic Obstetrics... tandfonline.com/doi/full/10.1080/0167482X.2020.1778666Life stressors hypertensive disorders of pregnancy and preterm birth Journal of Psychosomatic Obstetrics tandfonline doi full 10 1080 0167482X 2020 1778666
Read online
File size438.05 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test