STAIKUSTAIKU
Glosains: Jurnal Sains Global IndonesiaGlosains: Jurnal Sains Global IndonesiaKidney transplantation in Indonesia remains very low (below 3%), despite a growing dialysis population, with 127,900 active patients and 134,057 hemodialysis cases recorded in 2024. Although organ commercialization is legally prohibited, conceptual uncertainty persists in both positive law and Islamic legal perspectives regarding the juridical status of living donor kidneys, affecting regulatory certainty and ethical safeguards in transplantation practice. This study examines whether a kidney separated from a living donor may be classified as an object of property under Indonesian law and explores alternative legal constructions that better reflect human dignity. This research employs a mixed-methods socio-legal approach, integrating doctrinal analysis of Indonesian health legislation, civil law, and Islamic fatwas with 20 semi-structured interviews, observations, and policy document review at a national referral transplant hospital. Indonesian law, bioethical principles, and Maqāṣid al-Sharīʿah consistently reject organ commercialization. Transplantation is legitimate only when conducted voluntarily, for therapeutic purposes, and on a non-commercial basis. As Indonesian regulations neither define the legal status of living donor kidneys nor establish structured donor protection, living donor kidneys should be classified as a sui generis legal entity — neither property nor a transferable commodity, but a specially protected biological entity under public law.
This article proposes classifying the living donor kidney as a sui generis legal entity — situated outside the traditional property regime yet within a framework of legal, ethical, and religious protection — offering a coherent normative foundation for transplant regulation and stronger donor protection.The study highlights the need for legislative amendments to explicitly codify the sui generis status of living donor organs and strengthen donor protection mechanisms.Ultimately, recognizing living donor kidneys as sui generis entities is essential for constructing a dignity-centered biomedical legal order.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana kerangka kerja sui generis dapat dioperasionalkan di berbagai konteks sosio-legal di Indonesia, melibatkan pembuat kebijakan, otoritas regulasi, dan lembaga peradilan. Studi komparatif diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas regulasi dan perlindungan donor di berbagai negara dengan sistem hukum yang berbeda. Selain itu, penelitian perlu menyelidiki lebih lanjut dampak sosial dan budaya dari transplantasi organ, termasuk stigma yang terkait dengan donasi organ dan persepsi masyarakat tentang transplantasi, untuk meningkatkan kesadaran dan penerimaan publik terhadap donasi organ secara sukarela. Penelitian lanjutan juga dapat berfokus pada pengembangan protokol standar untuk skrining psikososial, verifikasi persetujuan independen, dan pemantauan pasca-donasi untuk memastikan perlindungan donor yang komprehensif dan mencegah potensi eksploitasi.
| File size | 5.27 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Strengthening diagnostic capacity, improving data reporting consistency, and enhancing regional collaboration are essential to achieving global TB eliminationStrengthening diagnostic capacity, improving data reporting consistency, and enhancing regional collaboration are essential to achieving global TB elimination
PENACCELERATIONPENACCELERATION Penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis kajian literatur terhadap berbagai sumber akademik, jurnal ilmiah, dan artikel relevan. Temuan mengindikasikanPenelitian menggunakan metode kualitatif berbasis kajian literatur terhadap berbagai sumber akademik, jurnal ilmiah, dan artikel relevan. Temuan mengindikasikan
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan dampak program Rumah Gemilang Indonesia (RGI) dalam mengurangi jumlah pengangguran di KotaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan dampak program Rumah Gemilang Indonesia (RGI) dalam mengurangi jumlah pengangguran di Kota
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengelola zakat dalam merancang program yang lebih inovatif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraanHasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengelola zakat dalam merancang program yang lebih inovatif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan
UINSIUINSI Penelitian ini menelusuri dinamika praktik poligami pada masyarakat urban Kramatjati, Jakarta Timur, dengan menilai pengaruh izin resmi dan nonresmi terhadapPenelitian ini menelusuri dinamika praktik poligami pada masyarakat urban Kramatjati, Jakarta Timur, dengan menilai pengaruh izin resmi dan nonresmi terhadap
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Hasil yang dicapai dari penelitian ini bahwa iklan yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat memiliki korelasi yang positif dan signifikan dengan niatHasil yang dicapai dari penelitian ini bahwa iklan yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat memiliki korelasi yang positif dan signifikan dengan niat
STIBASTIBA Sejak lahirnya Islam, berdagang sudah dikenal sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan hidup yang dihalalkan dan dianjurkan. Demikian pula di Desa Tompobulu,Sejak lahirnya Islam, berdagang sudah dikenal sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan hidup yang dihalalkan dan dianjurkan. Demikian pula di Desa Tompobulu,
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Definisi zina menurut hukum Islam berbeda dengan pengertian perzinahan (overspel/adultery) dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia, atauDefinisi zina menurut hukum Islam berbeda dengan pengertian perzinahan (overspel/adultery) dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia, atau
Useful /
USNIUSNI Monitoring dan evaluasi adalah instrumen penting dalam memahami pencapaian tujuan pembelajaran, mengidentifikasi kekurangan metode pengajaran, dan memungkinkanMonitoring dan evaluasi adalah instrumen penting dalam memahami pencapaian tujuan pembelajaran, mengidentifikasi kekurangan metode pengajaran, dan memungkinkan
STIBASTIBA Kedua, bagaimana ushul Mazhab Syāfiiyyah dan Ḥanafiyyah. Ketiga, bagaimana persamaan dan perbedaan pendapat Mazhab Syāfiiyyah dan Ḥanafiyyah mengenaiKedua, bagaimana ushul Mazhab Syāfiiyyah dan Ḥanafiyyah. Ketiga, bagaimana persamaan dan perbedaan pendapat Mazhab Syāfiiyyah dan Ḥanafiyyah mengenai
STIBASTIBA Hal itu dikarenakan transaksi, akad dan perjanjian tidak sempurna apabila syarat tidak dilaksanakan dan bisa menyebabkan batalnya akad tersebut. 2) SyaratHal itu dikarenakan transaksi, akad dan perjanjian tidak sempurna apabila syarat tidak dilaksanakan dan bisa menyebabkan batalnya akad tersebut. 2) Syarat
KOMPETIFKOMPETIF Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan sistem syariah di pasar syariah menjadi kekuatan utama (skor 0,6), sementara lemahnya permodalan dari lembagaPenelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan sistem syariah di pasar syariah menjadi kekuatan utama (skor 0,6), sementara lemahnya permodalan dari lembaga