POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK
Jurnal Vokasi KesehatanJurnal Vokasi KesehatanPsychological well-being is very important in the nursing profession, given the high levels of stress, emotional workload, and service demands that nurses face. Factors such as emotional support, work engagement, and life satisfaction are believed to contribute to the formation of resilience which has an impact on psychological well-being. This study aims to analyze the influence of emotional support, work engagement, and life satisfaction on resilience, and its impact on the psychological well-being of nurses at Graha Bunda Hospital. A quantitative approach was used with a survey method, involving a total of 67 nurses as respondents. Data analysis was conducted using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results showed that emotional support (T = 5.122; p < 0.001) and work engagement (T = 3.731; p < 0.001) had a significant positive effect on resilience, while life satisfaction (T = 1.484; p = 0.138) had no significant effect. On the psychological well-being variable, emotional support (T = 3.910; p < 0.001), life satisfaction (T = 2.401; p = 0.017), and resilience (T = 3.999; p < 0.001) have a significant effect, while work engagement has no significant effect (T = 1.006; p = 0.315). These findings suggest that emotional support and engagement in work play an important role in building nurses mental resilience, which further improves psychological well-being. Although life satisfaction contributes directly to psychological well-being, its effect is not mediated by resilience. This study contributes to the development of organizational interventions that strengthen emotional support and work engagement as strategies improving nurses psychological well-being, particularly in high-risk work environments.
Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan emosional dan keterlibatan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan mental, sementara kepuasan hidup tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan mental.Selain itu, dukungan emosional dan kepuasan hidup memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis, sementara keterlibatan kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis.Ketahanan mental terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis.Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan emosional dan keterlibatan kerja berperan penting dalam membangun ketahanan mental perawat, yang selanjutnya meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi ketahanan mental perawat, seperti gaya kepemimpinan transformasional dan beban kerja. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan pengujian intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan dukungan emosional dan keterlibatan kerja di lingkungan kerja perawat. Terakhir, penelitian longitudinal diperlukan untuk memahami dinamika hubungan antara variabel-variabel ini secara lebih mendalam, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor pelindung dan risiko yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis perawat dalam jangka panjang. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena kesejahteraan psikologis perawat sangat krusial dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, terutama dalam menghadapi tekanan kerja yang tinggi dan situasi krisis seperti pandemi.
| File size | 465.88 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Simpulan studi menegaskan bahwa implementasi bisnis nyata merupakan metode pembelajaran yang kontekstual dan efektif untuk menanamkan karakter serta mentalSimpulan studi menegaskan bahwa implementasi bisnis nyata merupakan metode pembelajaran yang kontekstual dan efektif untuk menanamkan karakter serta mental
ARIPIARIPI Autobiografi ini berfungsi sebagai catatan inspiratif tentang ketekunan, kerja keras, dan semangat seorang atlet yang telah mencapai kesuksesan yang luarAutobiografi ini berfungsi sebagai catatan inspiratif tentang ketekunan, kerja keras, dan semangat seorang atlet yang telah mencapai kesuksesan yang luar
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh e-flashcard terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang pencegahan diabetes melitus tipe II pada siswa SMAN 1 Kupang.Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh e-flashcard terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang pencegahan diabetes melitus tipe II pada siswa SMAN 1 Kupang.
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG 8%) dan baik (3. 5%). Terdapat (25. 9%) remaja juga mendapatkan sumber informasi dari internet dan menunjukan pengetahuan cukup (16. Terdapat (14. 1%)8%) dan baik (3. 5%). Terdapat (25. 9%) remaja juga mendapatkan sumber informasi dari internet dan menunjukan pengetahuan cukup (16. Terdapat (14. 1%)
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Kondisi pasien dengan Gagal Ginjal Kronik (GGK) dalam pelaksanaan hemodialisis sering kali diwarnai dengan tingkat kecemasan yang tinggi. Mekanisme kopingKondisi pasien dengan Gagal Ginjal Kronik (GGK) dalam pelaksanaan hemodialisis sering kali diwarnai dengan tingkat kecemasan yang tinggi. Mekanisme koping
UNAIUNAI Penelitian ini mengungkapkan tantangan kompleks yang dihadapi atlet Filipina yang bekerja dalam olahraga kekuatan, termasuk tekanan fisik, konflik jadwal,Penelitian ini mengungkapkan tantangan kompleks yang dihadapi atlet Filipina yang bekerja dalam olahraga kekuatan, termasuk tekanan fisik, konflik jadwal,
OJSOJS Dimana nilai pre-test kelas eksperimen yaitu 51,136 dan nilai post-testnya 82, 273. Untuk kelas kontrol pada nilai pre-test yaitu 48,611 dan nilai post-testnyaDimana nilai pre-test kelas eksperimen yaitu 51,136 dan nilai post-testnya 82, 273. Untuk kelas kontrol pada nilai pre-test yaitu 48,611 dan nilai post-testnya
STT ABDIELSTT ABDIEL Khususnya peristiwa kerasukan merupakan hal yang sama dengan gangguan kejiwaan ataukah sesuatu hal yang berbeda. Untuk menjawab pertanyaan itu maka penulisKhususnya peristiwa kerasukan merupakan hal yang sama dengan gangguan kejiwaan ataukah sesuatu hal yang berbeda. Untuk menjawab pertanyaan itu maka penulis
Useful /
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup yang dirancang untuk menilai kelayakan dari ahli materi, ahli media, dan pengguna. Data dianalisis menggunakanInstrumen penelitian berupa kuesioner tertutup yang dirancang untuk menilai kelayakan dari ahli materi, ahli media, dan pengguna. Data dianalisis menggunakan
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Kesiapan non-struktural dan manajemen darurat berada dalam kategori A dengan skor masing-masing 86%, menunjukkan dukungan yang sangat baik untuk kelangsunganKesiapan non-struktural dan manajemen darurat berada dalam kategori A dengan skor masing-masing 86%, menunjukkan dukungan yang sangat baik untuk kelangsungan
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Deteksi dini gangguan kognitif merupakan langkah awal dan dibutuhkan peran kader untuk mengenali tanda-tanda awal gangguan kognitif. Studi pendahuluanDeteksi dini gangguan kognitif merupakan langkah awal dan dibutuhkan peran kader untuk mengenali tanda-tanda awal gangguan kognitif. Studi pendahuluan
IAISUMBARIAISUMBAR Masalah pengangguran ini telah ada sebelumnya dan sulit diselesaikan karena sedikit sekali masyarakat Indonesia yang berani untuk menjadi wirausahawanMasalah pengangguran ini telah ada sebelumnya dan sulit diselesaikan karena sedikit sekali masyarakat Indonesia yang berani untuk menjadi wirausahawan