PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA
Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan IndonesiaIn a crisis that occurs in an organization, Public Relations (PR) is a crucial function bridging communication between the organization and the public. This research employs descriptive qualitative methods to understand the Public Relations Crisis Communication of the Surabaya Shipping Polytechnic in its post-crisis image recovery efforts. The findings indicate that the image maintenance process during a crisis unfolds in four stages: Denial, where positive information about the institution is emphasized to counter negative narratives; Evasion of Responsibility, involving convincing stakeholders of the organizations lack of intent to cause harm and full support for a fair legal process; Reducing Offensiveness, highlighting past positive actions to mitigate negative perceptions; and Corrective Action, ensuring proper handling of the crisis to prevent recurrence.
The study concludes that the Surabaya Shipping Polytechnics Public Relations department addressed the crisis through a four-stage process encompassing denial, evasion of responsibility, reducing offensiveness, and corrective action.This approach aimed to manage the narrative, demonstrate accountability, and restore the institutions image.Effective crisis communication involved controlling information flow and consistently disseminating positive messaging.Ultimately, the Polytechnics response sought to mitigate damage and prevent future incidents.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas strategi komunikasi krisis yang berbeda dalam konteks pendidikan maritim, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari institusi seperti Politeknik Pelayaran Surabaya. Selain itu, studi komparatif antara Politeknik Pelayaran Surabaya dengan institusi pendidikan maritim lainnya yang pernah menghadapi krisis serupa dapat memberikan wawasan berharga tentang praktik terbaik dalam manajemen reputasi. Terakhir, penelitian kualitatif mendalam yang melibatkan perspektif mahasiswa, dosen, dan orang tua dapat mengungkap dampak psikologis dan sosial dari krisis terhadap komunitas kampus, serta mengidentifikasi kebutuhan komunikasi yang belum terpenuhi.
| File size | 571.62 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Tantangan utama meliputi kurangnya standar pelaporan yang uniform dan infrastruktur pendukung yang terbatas, sehingga diperlukan penguatan regulasi ESGTantangan utama meliputi kurangnya standar pelaporan yang uniform dan infrastruktur pendukung yang terbatas, sehingga diperlukan penguatan regulasi ESG
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan menganalisis profitabilitas (ROA) terhadap pengungkapan sustainability report; ukuran perusahaan terhadapPenelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan menganalisis profitabilitas (ROA) terhadap pengungkapan sustainability report; ukuran perusahaan terhadap
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hasil menunjukkan bahwa semua 14 butir SRS dan 8 butir SCS memiliki validitas butir. Selain itu, reliabilitas butir instrumen SRS dan SCS masing‑masingHasil menunjukkan bahwa semua 14 butir SRS dan 8 butir SCS memiliki validitas butir. Selain itu, reliabilitas butir instrumen SRS dan SCS masing‑masing
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Data penelitian berupa data sekunder yang dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dan diolah menggunakan aplikasi E-views 13. Hasil penelitianData penelitian berupa data sekunder yang dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dan diolah menggunakan aplikasi E-views 13. Hasil penelitian
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA BPN Kota Yogyakarta meminta Surat Pernyataan Kerelaan Ahli Waris sebagai dokumen pendukung, tetapi surat ini memiliki kelemahan dibandingkan akta autentik.BPN Kota Yogyakarta meminta Surat Pernyataan Kerelaan Ahli Waris sebagai dokumen pendukung, tetapi surat ini memiliki kelemahan dibandingkan akta autentik.
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penentuan sampel secara purposive sebanyak 100 orang pasien rawat inap non BPJS RSUD dr. Data dianalisis dengan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkanPenentuan sampel secara purposive sebanyak 100 orang pasien rawat inap non BPJS RSUD dr. Data dianalisis dengan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini menggunakan instrumen tes dan wawancara terhadap siswa dan akan dinilai berdasarkan indikator yang terpenuhi. Berdasarkan penelitian yangPenelitian ini menggunakan instrumen tes dan wawancara terhadap siswa dan akan dinilai berdasarkan indikator yang terpenuhi. Berdasarkan penelitian yang
LLDIKTI4LLDIKTI4 Namun terdapat beberapa data empiris khususnya di sektor perbankan mengindikasikan hal yang berbeda. Pada studi awal yang dianalisa secara grafis menunjukanNamun terdapat beberapa data empiris khususnya di sektor perbankan mengindikasikan hal yang berbeda. Pada studi awal yang dianalisa secara grafis menunjukan
Useful /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA The four governance variables did not have a significant effect on the qualitative disclosure of operational risks. This research concludes that the concentrationThe four governance variables did not have a significant effect on the qualitative disclosure of operational risks. This research concludes that the concentration
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Komunikasi interpersonal merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan sosial, terutama bagi mahasiswa perantau yang berada jauh dari rumah dan lingkunganKomunikasi interpersonal merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan sosial, terutama bagi mahasiswa perantau yang berada jauh dari rumah dan lingkungan
LLDIKTI4LLDIKTI4 Partisipan dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Badan Pertanahan Nasional Kota Bandung. Besar sampel adalah 93 orang. Jumlah data yang diprosesPartisipan dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Badan Pertanahan Nasional Kota Bandung. Besar sampel adalah 93 orang. Jumlah data yang diproses
LLDIKTI4LLDIKTI4 Dan dalam perkembangan tersebut tentunya para pelau UMKM dihadapkan dengan berbagai kendala diantaranya adalah tidak memisahkan uang usaha dari kebutuhanDan dalam perkembangan tersebut tentunya para pelau UMKM dihadapkan dengan berbagai kendala diantaranya adalah tidak memisahkan uang usaha dari kebutuhan