POLITEKNIKPAJAJARANPOLITEKNIKPAJAJARAN

Jurnal Sosio dan Humaniora (SOMA)Jurnal Sosio dan Humaniora (SOMA)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi mahasiswa dalam keputusan pengambilan kredit, serta menelusuri alasan utama di balik keputusan tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 50 mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa belum pernah mengambil kredit. Faktor utama yang menghambat adalah kekhawatiran terkait kemampuan membayar cicilan, minimnya pengetahuan tentang prosedur dan ketentuan kredit, serta ketakutan terhadap tingginya bunga. Meskipun banyak mahasiswa menilai bahwa akses terhadap layanan kredit, terutama melalui platform digital cukup mudah, namun hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mereka tentang keuangan masih terbatas. Oleh sebab itu, diperlukan program literasi keuangan yang lebih sistematis dan mendalam agar mahasiswa dapat mengelola keputusan keuangan terutama dalam hal kredit secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Mayoritas mahasiswa dari 50 responden belum memiliki pengalaman mengambil kredit, dengan hanya sekitar 22% yang pernah mengajukan kredit terutama untuk kebutuhan mendesak, modal usaha, atau biaya pendidikan.Kekhawatiran tidak mampu membayar cicilan dan kurangnya pengetahuan tentang prosedur kredit menjadi alasan utama mereka enggan menggunakan kredit, menunjukkan masih rendahnya literasi keuangan di kalangan mahasiswa.Meskipun pengajuan kredit kini semakin mudah, lewat pinjaman online, kemudahan tersebut belum diimbangi pemahaman yang cukup, berpotensi menimbulkan risiko finansial di masa depan jika tidak diikuti perencanaan pembayaran yang baik.

Untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pengelolaan keuangan, kampus dapat bekerja sama dengan lembaga keuangan terpercaya untuk memberikan edukasi dan simulasi kredit. Selain itu, kampus juga dapat rutin mengadakan literasi keuangan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang kredit dan pengelolaan keuangan. Literasi keuangan sebaiknya dimasukkan dalam kurikulum atau orientasi mahasiswa baru, agar mereka memiliki bekal penting untuk membuat keputusan finansial yang bijak selama kuliah dan setelah lulus nanti. Pemerintah perlu mengedukasi mahasiswa tentang risiko pinjaman online ilegal dan cara menghindarinya, serta mendorong mahasiswa untuk lebih kritis dan berhati-hati dalam mengajukan kredit, terutama dari platform digital.

Read online
File size555.69 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test