UBHARAUBHARA

INTELEKTUAL (Jurnal Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi)INTELEKTUAL (Jurnal Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi)

Penelitian ini dilakukan mengingat pesatnya kemajuan teknologi yang menyebabkan semakin meningkatnya pengguna sosial media instagram. Hal ini sejalan dengan meningkatnya jumlah produksi dan konsumsi informasi yang semakin tinggi dan tidak terkontrol. Berita bohong atau hoaks merupakan salah satu ancaman bagi pengguna media digital instagram yang membuat instagram kehilangan fungsi utamanya dan membuat lingkungan digital menjadi tidak kondusif. Sebagai pionir organisasi di bidang kehumasan di Indonesia, Perhumas Indonesia menggunakan tagar #IndonesiaBicaraBaik sebagai bentuk kampanye digital dalam melawan tersebarnya pesan negatif seperti berita bohong atau hoaks. Kampanye ini juga bertujuan untuk mewujudkan masyarakat 5.0 yang memiliki kemampuan memecahkan masalah kompleks, berpikir kritis dan kreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kampanye yang dilakukan Perhumas Indonesia pada akun instagram @Perhumas_Indonesia melalui tagar #IndonesiaBicaraBaik untuk mewujudkan masyarakat 5.0. Dalam melakukan penelitian, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penulis mengumpulkan data melalui observasi, wawancara serta dokumentasi yang digunakan untuk menginterpretasikan data hasil penelitian. Hasil yang didapatkan yaitu Perhumas Indonesia memiliki strategi komunikasi tersendiri dalam mengampanyekan #IndonesiaBicaraBaik di instagram yaitu membuat kategori konten yaitu Humaspedia, Protips, dan Motion yang masing-masing kategori tersebut memiliki tujuan dan isi konten yang berbeda. Dalam pelaksanaannya, kampanye digital #IndonesiaBicaraBaik masih belum dilakukan evaluasi secara signifikan dan terukur guna mengetahui keefektifan kampanye digital ini.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kampanye digital.IndonesiaBicaraBaik dikampanyekan melalui media digital Instagram @Perhumas_Indonesia dalam mewujudkan masyarakat 5.Kampanye ini melibatkan struktur organisasi dan rutinitas kerja, kehadiran di ruang informasi online melalui konten seperti Humaspedia, Protips, dan Motion, serta penggunaan simbol tagar.IndonesiaBicaraBaik untuk meningkatkan engagement dan kesadaran masyarakat.Meskipun kampanye ini belum dievaluasi secara signifikan, Perhumas Indonesia terus berupaya menyebarkan pesan positif dan etika berkomunikasi yang baik di media sosial.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas kampanye #IndonesiaBicaraBaik dalam meningkatkan literasi digital masyarakat, dengan mengukur perubahan perilaku dan pemahaman masyarakat terhadap informasi yang beredar di media sosial. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi komunikasi yang lebih inovatif dan menarik, misalnya dengan memanfaatkan tren media sosial terkini atau melibatkan influencer untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Ketiga, penting untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap kampanye digital ini, dengan menggunakan indikator yang terukur dan melibatkan partisipasi masyarakat untuk mendapatkan umpan balik yang konstruktif. Dengan demikian, kampanye #IndonesiaBicaraBaik dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih signifikan dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, kritis, dan beretika di era digital.

  1. Please Log In. please log skip main content home faq account forget password email address choose edit... doi.org/10.7454/jki.v8i3.11591Please Log In please log skip main content home faq account forget password email address choose edit doi 10 7454 jki v8i3 11591
Read online
File size237.75 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test