UMJ PremiumUMJ Premium

KonstruksiaKonstruksia

Kegiatan konstruksi semakin berkembang di Indonesia. Kontraktor yang memenangkan proyek, baik yang diperoleh melalui tender ataupun penugasan negara akan mendapatkan kontrak mengenai detail pekerjaan yang telah disepakati bersama. Kontraktor akan membagi pekerjaan tersebut dan memberikan kesempatan kepada subkontraktor yang akan ikut terlibat baik dengan cara lelang ataupun penunjukan langsung. Pekerjaan konstruksi yang semakin kompleks menyebabkan kontraktor membutuhkan subkontraktor/kontraktor spesialis untuk membantu pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut harus didukung oleh suatu kerjasama yang diikat dengan subkontrak yang salah satunya mengatur tentang cara pembayaran. Masalah arus kas kontraktor dan subkontraktor terutama disebabkan oleh keterlambatan pembayaran yang sangat mempengaruhi kinerja proyek. Keterlambatan pembayaran pemilik proyek kepada kontraktor merupakan salah satu penyebab keterlambatan proyek. Hal ini berdampak pada keuangan kontraktor menjadi tidak sehat sehingga mengakibatkan kinerja kontraktor turun dan proyek dapat terhenti. Kontraktor akan mengambil langkah terhadap beban keuangannya dengan cara menunda pembayaran kepada subkontraktor. Subkontraktor menjadi tidak mempunyai modal yang cukup dan jika keterlambatan berlangsung lama maka subkontraktor tersebut akan rugi sampai menjadi bangkrut. Berdasarkan rumusan masalah yang penulis paparkan, tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi dampak keterlambatan pembayaran kontraktor kepada subkontraktor bagi pihak kontraktor dan bagi pihak subkontraktor serta mengidentifikasi faktor paling dominan yang menjadi dampak keterlambatan pembayaran kontraktor kepada subkontraktor bagi pihak kontraktor dan subkontraktor. Studi dilakukan kepada 30 responden yang merupakan gabungan dari kontraktor dan subkontraktor di proyek pembangunan jalan tol di area Jabodetabek. Dengan menggunakan metode analisis faktor dan hasil tingkat dominannya >65%, penulis mendapatkan bahwa penyebab paling dominan bagi pihak kontraktor adalah penurunan produktivitas dan keterlambatan proyek dan bagi pihak subkontraktor terganggunya kesehatan dan kinerja keuangan perusahaan.

Analisis faktor mengidentifikasi dua faktor utama bagi kontraktor, yaitu penurunan produktivitas yang mengakibatkan keterlambatan proyek dan terhentinya progres pekerjaan, serta dua faktor utama bagi subkontraktor, yaitu melemahnya kesehatan dan kinerja perusahaan serta risiko kebangkrutan.Faktor paling dominan bagi kontraktor adalah penurunan produktivitas, sementara bagi subkontraktor adalah dampak keterlambatan pembayaran yang mempengaruhi rantai pasokan, arus kas, dan mobilisasi sumber daya.Temuan ini menunjukkan bahwa keterlambatan pembayaran memiliki konsekuensi signifikan terhadap produktivitas kontraktor serta kesehatan finansial dan operasional subkontraktor.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas ruang lingkup geografis dan jenis proyek dengan membandingkan dampak keterlambatan pembayaran pada proyek infrastruktur selain jalan tol, seperti jembatan, gedung, atau proyek energi, untuk menguji apakah faktor-faktor yang sama berlaku secara universal. Selanjutnya, studi eksperimental atau longitudinal dapat mengevaluasi efektivitas mekanisme komunikasi terintegrasi, seperti forum koordinasi dan sistem pelacakan pembayaran digital, dalam mengurangi keterlambatan pembayaran serta meningkatkan kepuasan kedua belah pihak. Terakhir, pengembangan model prediktif berbasis pembelajaran mesin yang menggabungkan data keuangan, jadwal proyek, dan karakteristik kontraktor dapat membantu mengidentifikasi risiko keterlambatan pembayaran secara dini, sehingga memungkinkan intervensi proaktif sebelum dampak negatif muncul.

  1. Permasalahan Subkontrak Pada Pekerjaan Konstruksi di Pemerintah | Sujoko | Administrative Law and Governance... doi.org/10.14710/alj.v2i3.413-435Permasalahan Subkontrak Pada Pekerjaan Konstruksi di Pemerintah Sujoko Administrative Law and Governance doi 10 14710 alj v2i3 413 435
  2. Late Payment and Nonpayment Encountered by Contracting Firms in a Fast-Developing Economy | Journal of... ascelibrary.org/doi/10.1061/(ASCE)EI.1943-5541.0000189Late Payment and Nonpayment Encountered by Contracting Firms in a Fast Developing Economy Journal of ascelibrary doi 10 1061 ASCE EI 1943 5541 0000189
Read online
File size537.56 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test