STIK SAMSTIK SAM

Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan KesehatanJurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan

Ekstrak etanol 96% kulit batang balik angin mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai sebesar 37,00±1,46µg/ml (bpj), potensi penggunaannya dapat dimaksimalkan dalam sediaan mikroemulsi. Pada mikroemulsi salah satu bahan yang dapat mempengaruhi stabilitas dari mikroemulsi adalah kosurfaktan yang dimana dapat mempengaruhi ukuran globul dan indeks polidispersitas. Mikroemulsi diformulasikan dengan memvariasikan jenis dan konsentrasi kosurfaktan untuk menentukan formula optimal berdasarkan parameter uji karakteristik fisik dan stabilitas sediaan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah eksperimental dan pada pembuatan mikroemulsi yaitu dengan metode emulsifikasi spontan. Hasil pengujian menunjukan seluruh formula pada pengujian organoleptis jernih kecuali F1, uji Tyndall dapat meneruskan cahaya, nilai pH 5,4 -5,6, tipe mikroemulsi M/A, bobot jenis 1,038-1,064, nilai viskositas kurang dari 200 cPs dan persen transmitan yang didapat berkisar 90-97%. Uji ukuran globul F2 sampai F6 (55,03-1045) dan uji indeks polidispersitas F2 sampai F6 (0,277-0,827), tetapi hasil tidak terdeteksi pada F1. Hasil uji statistik pada uji pH dan bobot jenis diperoleh nilai p- value (>0.05), uji viskositas F3 diperoleh nilai p-value (<0.05) dan uji T% pada F1,F4,dan F5 diperoleh nilai p-value (<0.05) sehingga dapat disimpulkan sediaan mikroemulsi dengan variasi jenis dan konsentrasi kosurfaktan terdapat pengaruh pada karakteristik fisik dan stabilitas, serta formula paling optimal adalah F6.

Berdasarkan karakteristik fisik sediaan yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh antara variasi jenis dan konsentrasi kosurfaktan pada sediaan mikroemulsi ekstrak etanol 96% kulit batang balik angin pada pengujian organoleptis, pH, uji Tyndall, viskositas, nilai persen transmitan, ukuran globul, dan indeks polidispersitas.Hal ini dikarenakan adanya perbedaan konsentrasi pada setiap sediaan serta sifat dan fungsi bahan kosurfaktan itu sendiri.Formula optimal dari sediaan mikroemulsi ekstrak etanol 96% kulit batang balik angin (Alphitonia incana (Roxb.Ex Kurz) adalah F6 yang memenuhi parameter uji pada masing-masing evaluasi dan stabil baik sebelum dan sesudah uji stabilitas.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengujian aktivitas antioksidan dari formula mikroemulsi F6 secara in vitro dan in vivo untuk mengkonfirmasi efektivitasnya dalam menetralkan radikal bebas. Selain itu, studi penetrasi kulit (skin permeation) perlu dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan mikroemulsi F6 dalam menghantarkan senyawa aktif antioksidan ke lapisan kulit yang lebih dalam. Untuk pengembangan lebih lanjut, variasi kombinasi kosurfaktan lain dapat dieksplorasi untuk mengoptimalkan stabilitas dan karakteristik fisikokimia mikroemulsi, serta potensi penggunaan bahan alami lain sebagai pengganti atau pelengkap kosurfaktan sintetis perlu diteliti. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif mengenai potensi mikroemulsi ekstrak kulit batang balik angin sebagai formulasi topikal antioksidan yang efektif dan aman.

  1. PENGEMBANGAN MIKROEMULSI DARI EKSTRAK ETANOL 96% KULIT BATANG BALIK ANGIN (Alphitonia incana (Roxb.)... jurnal.stiksam.ac.id/index.php/jim/article/view/881PENGEMBANGAN MIKROEMULSI DARI EKSTRAK ETANOL 96 KULIT BATANG BALIK ANGIN Alphitonia incana Roxb jurnal stiksam ac index php jim article view 881
Read online
File size493.18 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test