IOINFORMATICIOINFORMATIC

JUKI : Jurnal Komputer dan InformatikaJUKI : Jurnal Komputer dan Informatika

Mesin pengisi larutan telah menjadi kebutuhan untuk berbagai industri, untuk pengemasan minuman, makanan, bahan kimia hingga farmasi. Penggunaan mesin otomatis pengisi larutan tentu untuk menghindari ketidakakuratan jumlah larutan yang diisikan pada kemasan, sehingga dapat menjaga produsen atau konsumen dari kerugian. Dalam artikel ini, penulis melakukan implementasi teknologi digital twin untuk menyempurnakan kinerja mesin pengisi larutan berbiaya rendah dengan memanfaatkan gaya gravitasi. Teknologi digital twin telah muncul sebagai alat yang menjanjikan untuk optimalisasi proses industri, dengan menghadirkan replika virtual dari sistem fisik untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja. Tujuan utama penelitian ini untuk membangun replika virtual 3D dari liquid filling machine dan komunikasi data secara nirkabel menggunakan REST API sebagai penunjang implementasi digital twin. Pengujian telah dilakukan berkaitan dengan waktu pengiriman data dengan kondisi koneksi internet yang berbeda. Diperoleh rata-rata 1,6 detik untuk mengirim data dan ditampilkan dengan visualisasi 3D sesuai kondisi mesin fisik.

Berdasarkan penelitian, koneksi data antara mesin pengisi larutan otomatis dan mesin virtual berfungsi dengan baik, dengan rata‑rata waktu transfer sekitar 1,6 detik meskipun dipengaruhi oleh kecepatan jaringan internet.Hasil menunjukkan bahwa meskipun perbedaan kecepatan jaringan memengaruhi waktu transfer, perbedaan tersebut tidak signifikan sehingga koneksi dapat dianggap handal untuk proses pengisian otomatis.Untuk meningkatkan efisiensi, disarankan mengoptimalkan kecepatan jaringan serta membandingkan penggunaan API dengan database online seperti Firebase.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbandingan kinerja antara layanan basis data cloud seperti Firebase dan pendekatan REST API tradisional dalam mengurangi latensi transfer data pada sistem digital twin mesin pengisi larutan, dengan mengukur waktu respons, konsumsi bandwidth, dan keandalan koneksi pada berbagai kondisi jaringan internet, sehingga dapat menentukan solusi komunikasi real‑time yang paling efisien untuk aplikasi industri skala kecil hingga menengah. Selain itu, dapat dikaji penerapan algoritma pembelajaran mesin pada data sensor yang dikirim secara nirkabel untuk memprediksi kegagalan valve atau penyimpangan level cairan secara dini, sehingga memungkinkan sistem digital twin memberikan peringatan proaktif dan mengoptimalkan jadwal pemeliharaan pada mesin pengisi larutan berbiaya rendah yang digunakan oleh UMKM. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi penerapan mekanisme keamanan jaringan, seperti enkripsi end‑to‑end dan otentikasi berbasis token, pada protokol komunikasi nirkabel yang menghubungkan mesin fisik dengan replika virtual, untuk melindungi integritas dan kerahasiaan data serta memastikan kehandalan sistem digital twin ketika beroperasi melalui jaringan internet publik.

  1. 0. scitepress publication details scitepress.org/Link.aspx?doi=10.5220/00118122000035750 scitepress publication details scitepress Link aspx doi 10 5220 0011812200003575
Read online
File size435.45 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test