ITSIITSI

Jurnal Agro EstateJurnal Agro Estate

Oryctes rhinoceros merupakan hama utama pada perkebunan kelapa sawit. Jamur entomopatogen Metarhizium anisopliae menjanjikan sebagai agen hayati untuk mengendalikan hama tersebut dan berpotensi mempengaruhi karakteristik tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pemberian jamur Metarhizium anisopliae terhadap karakteristik kimia tanah, dilakukan dari Januari hingga Mei 2023 dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial. Parameter yang diukur meliputi pH tanah, C-Organik, N-total, P-Tersedia, K-Tersedia, dan Kapasitas pertukaran kation (KPK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur ini dapat berfungsi sebagai penambah nitrogen, pelarut fosfat, dan penghasil fitohormon, serta tidak mengandung patogen Escherichia coli dan Salmonella sp. Pemberian jamur Metarhizium anisopliae tidak menunjukkan perbedaan nyata pada pH tanah, C-Organik, N-Total, K-Tersedia, dan KPK, tetapi menunjukkan perbedaan nyata pada P-Tersedia dengan hasil tertinggi pada dosis 30 ml. Penelitian lanjutan diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang terhadap kondisi tanah, sehingga bahan ini dapat bermanfaat tidak hanya untuk pengendalian hama, tetapi juga memperbaiki kesuburan tanah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi jamur Metarhizium anisopliae tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pH tanah, kandungan C-Organik, N-Total, K-Tersedia, dan Kapasitas Pertukaran Kation.Namun, terdapat peningkatan signifikan pada ketersediaan fosfor (P-Tersedia) pada dosis aplikasi 30 ml.Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak jangka panjang aplikasi jamur ini terhadap kondisi tanah dan potensi pemanfaatannya dalam meningkatkan kesuburan tanah.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh jangka panjang aplikasi jamur Metarhizium anisopliae terhadap struktur dan fungsi komunitas mikroba tanah, termasuk identifikasi jenis-jenis mikroorganisme yang berinteraksi dengan jamur tersebut. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada optimasi dosis dan metode aplikasi jamur Metarhizium anisopliae untuk memaksimalkan efektivitasnya dalam meningkatkan ketersediaan hara dan memperbaiki kesuburan tanah, dengan mempertimbangkan jenis tanah dan kondisi lingkungan yang berbeda. Ketiga, penting untuk menginvestigasi potensi sinergi antara aplikasi jamur Metarhizium anisopliae dengan praktik pertanian berkelanjutan lainnya, seperti penggunaan pupuk organik dan rotasi tanaman, untuk menciptakan sistem agroekologi yang lebih resilien dan produktif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran jamur Metarhizium anisopliae dalam menjaga kesehatan tanah dan mendukung pertanian berkelanjutan.

  1. Limited effect of organic matter on soil available water capacity - Minasny - 2018 - European Journal... bsssjournals.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/ejss.12475Limited effect of organic matter on soil available water capacity Minasny 2018 European Journal bsssjournals onlinelibrary wiley doi 10 1111 ejss 12475
Read online
File size437.18 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test