PARIPARI

JRI (Jurnal Radiografer Indonesia)JRI (Jurnal Radiografer Indonesia)

Latar Belakang: Retrograde urethrography (RUG) merupakan teknik pencitraan kunci dalam evaluasi striktur uretra, terutama setelah internal urethrotomy. Meskipun praktik standar menggunakan radiografi polos AP dan RPO pasca-kontras, proyeksi AP pasca-kontras tambahan diterapkan di RSUD Dr. Adhyatma, MPH Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan prosedur RUG pada pasien post-internal urethrotomy dan rasional penggunaan proyeksi AP pasca-kontras.. . Metode: Studi kasus kualitatif ini melibatkan wawancara dengan radiografer dan radiolog, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi pustaka. Data dianalisis secara deskriptif.. . Hasil: Prosedur RUG pada pasien post-internal urethrotomy di RSUD Dr. Adhyatma, MPH menggunakan tiga proyeksi; AP polos, AP pasca-kontras, dan RPO pasca-kontras.. . Kesimpulan: Penambahan proyeksi AP pasca-kontras membantu membedakan udara dari striktur sebenarnya dengan meningkatkan akurasi interpretasi defek pengisian ketika dikombinasikan dengan proyeksi RPO.

Prosedur retrograde urethrography pada pasien post internal urethrotomy di RSUD Dr.Adhyatma, MPH Provinsi Jawa Tengah tidak memerlukan persiapan pasien khusus, hanya memastikan tidak ada artefak dan informed consent.Prosedur ini menggunakan pesawat sinar-X, kaset DR, spuit, abbocath, gel, media kontras water soluble, NaCl, handscoon, mangkuk, dan tisu.Proyeksi yang digunakan adalah AP polos, AP post contrast, dan RPO post contrast.Penambahan proyeksi AP post contrast membantu membedakan udara dari striktur sebenarnya, meningkatkan akurasi interpretasi defek pengisian ketika dikombinasikan dengan proyeksi RPO.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengevaluasi secara kuantitatif peningkatan akurasi diagnosis striktur uretra dengan penambahan proyeksi AP post-contrast dibandingkan dengan protokol standar yang hanya menggunakan proyeksi RPO. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai jenis media kontras water-soluble dalam pemeriksaan retrograde urethrography, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti visibilitas, keamanan, dan kenyamanan pasien. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman radiografer dan radiolog terkait penerapan protokol pemeriksaan retrograde urethrography yang dimodifikasi, termasuk tantangan dan manfaat yang dirasakan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan radiologi, khususnya dalam penanganan pasien dengan striktur uretra.

  1. Diagnosis dan Tata Laksana Striktur Uretra pada Laki-laki | Cermin Dunia Kedokteran. diagnosis tata striktur... cdkjournal.com/index.php/cdk/article/view/270Diagnosis dan Tata Laksana Striktur Uretra pada Laki laki Cermin Dunia Kedokteran diagnosis tata striktur cdkjournal index php cdk article view 270
  2. Enhancing diagnostic value in urethral imaging: the case for urologist‐performed urethrograms... doi.org/10.1002/tre.957Enhancing diagnostic value in urethral imaging the case for urologistyAAAaperformed urethrograms doi 10 1002 tre 957
Read online
File size336.89 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test