UNIRAYAUNIRAYA

Jurnal Ekonomi dan Bisnis Nias SelatanJurnal Ekonomi dan Bisnis Nias Selatan

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan pengelolaan barang habis pakai (ATK) pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias Selatan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan kajian dokumen untuk memetakan siklus/tahapan pengelolaan ATK. Data diperoleh dari informan, peristiwa, aktivitas, serta dokumen terkait pengelolaan barang habis pakai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus pengelolaan barang habis pakai terdiri atas perencanaan kebutuhan dan penganggaran, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, penyaluran, pelaporan, dan penghapusan, di mana penyaluran menjadi tujuan utama untuk pemenuhan kebutuhan. Meskipun pengelolaan telah berjalan baik, pencatatan pengeluaran barang kurang teliti sehingga terjadi ketidaksesuaian antara laporan persediaan dengan kondisi gudang.

Pengelolaan barang habis pakai (ATK) di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias Selatan telah dilaksanakan sesuai dengan siklus pengelolaan barang milik daerah, mencakup perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, penyaluran, pelaporan, dan penghapusan, serta mematuhi peraturan yang berlaku.Meskipun sebagian besar tahapan berjalan baik, terdapat kelemahan pada pencatatan dan pelaporan yang menyebabkan ketidaksesuaian antara data inventaris dan kondisi fisik barang di gudang.Oleh karena itu, peningkatan ketelitian pencatatan serta penerapan kontrol internal yang lebih ketat diperlukan untuk memastikan akurasi data dan efisiensi pengelolaan ATK.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penerapan sistem inventarisasi digital dalam meningkatkan akurasi pencatatan ATK di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias Selatan, dengan menilai perubahan tingkat kesalahan data sebelum dan sesudah implementasi. Selain itu, dilakukan studi komparatif terhadap praktik pengelolaan ATK di beberapa kabupaten di Sumatera Utara untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada pengelolaan yang lebih efisien dan dapat direplikasi. Selanjutnya, penelitian mengenai dampak pelatihan rutin dan pelaksanaan stock opname periodik terhadap pengurangan selisih antara laporan persediaan dan kondisi fisik barang dapat memberikan insight tentang strategi peningkatan kontrol internal yang optimal.

Read online
File size194.1 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test