POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI
Jurnal INOVATORJurnal INOVATORSektor peternakan memiliki peran penting dalam penyediaan pakan berkualitas untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas unggas. Salah satu bahan pakan alternatif yang umum digunakan adalah sayuran. Namun, proses pencacahan sayuran masih banyak dilakukan secara manual yang membutuhkan waktu lama, tenaga lebih besar, dan menghasilkan potongan tidak seragam. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pencacah sayuran dengan variasi tiga jenis mata pisau yang mampu mencacah dengan kapasitas 1 kg/menit. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, perancangan alat, proses manufaktur, serta pengujian hasil cacahan. Alat ini terdiri dari motor listrik berkapasitas 2,2 kW dengan RPM 2850, poros sepanjang 8 cm, dan tiga jenis pisau berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan 3 mata pisau memberikan hasil cacahan yang paling merata dan sesuai standar pakan unggas (50–100 mm). Perangkat ini diharapkan dapat membantu peternak skala kecil dan menengah dalam menyiapkan pakan dengan efisien dan higienis.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa alat pencacah sayuran dengan motor 2.2 kW dan RPM 2850 menghasilkan cacahan yang optimal.Penggunaan tiga mata pisau menghasilkan potongan sayuran yang paling merata dan sesuai dengan standar pakan unggas (50-100 mm).Alat ini berpotensi membantu peternak skala kecil dan menengah meningkatkan efisiensi dan kebersihan dalam menyiapkan pakan.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk pengembangan lebih lanjut. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh jenis sayuran yang berbeda terhadap efisiensi pencacahan alat ini, karena karakteristik fisik sayuran dapat memengaruhi hasil cacahan. Kedua, pengembangan sistem otomatisasi pada alat pencacah dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi ketergantungan pada tenaga manusia, misalnya dengan menambahkan sensor untuk mendeteksi volume bahan yang masuk dan mengatur kecepatan pencacahan secara otomatis. Ketiga, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan desain pisau yang lebih optimal, dengan mempertimbangkan material yang lebih tahan aus dan geometri pisau yang dapat menghasilkan potongan yang lebih seragam dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi unggas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pakan unggas di tingkat peternakan.
| File size | 620.72 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Persentase yield glukosa dari pati menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya waktu hidrolisis, dimulai dari 40,75% pada 40 menit hingga mencapai 74,76%Persentase yield glukosa dari pati menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya waktu hidrolisis, dimulai dari 40,75% pada 40 menit hingga mencapai 74,76%
STMIKBINSASTMIKBINSA Visualisasi data melalui dashboard mempermudah identifikasi anomali pergerakan di dasar laut. Data sensor menunjukkan respon yang sensitif terhadap perubahanVisualisasi data melalui dashboard mempermudah identifikasi anomali pergerakan di dasar laut. Data sensor menunjukkan respon yang sensitif terhadap perubahan
ILININSTITUTEILININSTITUTE Program pengabdian ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan, praktik, dan evaluasi. Dukungan dari aparat desa setempat serta respon positif dari kelompokProgram pengabdian ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan, praktik, dan evaluasi. Dukungan dari aparat desa setempat serta respon positif dari kelompok
UNHASAUNHASA Namun, hanya 638 (89%) yang terdaftar memulai terapi, dan capaian pengobatan tetap 21%. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh cognitive behavioralNamun, hanya 638 (89%) yang terdaftar memulai terapi, dan capaian pengobatan tetap 21%. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh cognitive behavioral
STMIKBINSASTMIKBINSA Disarankan untuk memperhatikan pemasangan kaki NO dan NC pada relay serta menambahkan sensor tegangan rendah pada charger. Relay berfungsi mengendalikanDisarankan untuk memperhatikan pemasangan kaki NO dan NC pada relay serta menambahkan sensor tegangan rendah pada charger. Relay berfungsi mengendalikan
UNIDAUNIDA Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2023 di ruang Laboratorium Akuatik Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian, Universitas DjuandaPenelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2023 di ruang Laboratorium Akuatik Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian, Universitas Djuanda
UNIKOMUNIKOM Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pasteurisasi susu yang mampu mengatur suhu secara stabil pada proses pasteurisasi susu metode High TemperaturePenelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pasteurisasi susu yang mampu mengatur suhu secara stabil pada proses pasteurisasi susu metode High Temperature
LLDIKTI10LLDIKTI10 Mempermudah karyawan dalam pengambilan absensi. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi absensi berbasis mobile dan mapping koordinat lokasi. DimanaMempermudah karyawan dalam pengambilan absensi. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi absensi berbasis mobile dan mapping koordinat lokasi. Dimana
Useful /
LIFESCIFILIFESCIFI Metode kuantitatif digunakan dengan sampel 100 responden pria. Hasil menunjukkan bahwa semua variabel independen berpengaruh signifikan positif terhadapMetode kuantitatif digunakan dengan sampel 100 responden pria. Hasil menunjukkan bahwa semua variabel independen berpengaruh signifikan positif terhadap
IBNTEGALIBNTEGAL Tradisi ini pun menjadi momen penting untuk rekonsiliasi dan memperkuat tali silaturrahmi di Tengah keragaman masyarakat. Tradisi ini mengajarkan nilai-nilaiTradisi ini pun menjadi momen penting untuk rekonsiliasi dan memperkuat tali silaturrahmi di Tengah keragaman masyarakat. Tradisi ini mengajarkan nilai-nilai
IBNTEGALIBNTEGAL Adapun metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah studi pustaka (library research), pengumpulan data dengan cara mencari sumber dan mengkonstruksiAdapun metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah studi pustaka (library research), pengumpulan data dengan cara mencari sumber dan mengkonstruksi
LLDIKTI10LLDIKTI10 Sementara itu, model extra trees memberikan performa terbaik berdasarkan nilai RMSE yang terkecil serta interval yang lebih pendek dibandingkan model lainnya.Sementara itu, model extra trees memberikan performa terbaik berdasarkan nilai RMSE yang terkecil serta interval yang lebih pendek dibandingkan model lainnya.