UMJ PremiumUMJ Premium

KonstruksiaKonstruksia

Terdapat beberapa jalur pedestrian di dalam kampus Universitas Pancasila untuk menunjang aktivitas di dalam kampus, salah satunya adalah jalur pejalan kaki yang menghubungkan Pintu Gerbang Utama Kampus Universitas Pancasila menuju Fakultas Teknik. Aktivitas dalam melakukan kegiatan perpindahan dari Fakultas Teknik menuju gerbang utama kampus, sehingga jalur pedestrian merupakan fasilitas sangat penting guna mendorong serta memperlancar aktivitas perpindahan dengan kegiatan berjalan kaki. Jalur tersebut sering dilewati oleh mahasiswa padahal memiliki jalur pedestrian yang terputus dan fasilitas penyebrangan seperti zebra cross yang belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi preferensi mahasiswa dalam memilih rute jalur pedestrian terbaik di dalam kampus. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner secara online. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Pancasila dikarenakan responden ini dianggap telah memahami kondisi jalur pedestrian yang menjadi objek studi. Analisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear (Backward method). Berdasarkan analisis, yang mempengaruhi kesetujuan mahasiswa mengenai rute terbaik adalah norma sosial, dukungan dan minimnya aktivitas lalu lintas lain di rute berjalan.

Mahasiswa secara umum menyetujui bahwa rute yang diteliti merupakan rute terbaik untuk menuju gerbang utama kampus, dipengaruhi oleh persepsi mengenai pendapat teman terdekat serta kecenderungan berjalan berkelompok.Norma sosial, dukungan, dan minimnya aktivitas lalu lintas lain menjadi faktor utama yang meningkatkan kesetujuan mahasiswa terhadap rute tersebut.Untuk meningkatkan kesetujuan di masa depan, diperlukan sistem parkir terpusat, peningkatan fasilitas penyebrangan, dan perbaikan jalur pedestrian agar arus pejalan kaki di kampus lebih lancar.

Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak pemasangan zebra cross terhadap persepsi keamanan dan pilihan rute mahasiswa dengan desain kuasi‑eksperimental yang membandingkan data sebelum dan sesudah instalasi di beberapa titik strategis kampus. Kajian tersebut dapat mengukur perubahan tingkat kepuasan, frekuensi penggunaan jalur, dan tingkat kecelakaan ringan yang dilaporkan, sehingga memberikan bukti kuantitatif tentang manfaat fisik fasilitas penyeberangan. Selain itu, studi komparatif dapat mengeksplorasi perbedaan persepsi kualitas jalur pedestrian antara mahasiswa pria dan wanita serta mengidentifikasi peran norma sosial yang berbeda pada tiap gender dalam memengaruhi pilihan rute. Analisis ini dapat dilakukan dengan survei terstruktur dan focus group discussion untuk memahami motivasi serta hambatan khusus yang dirasakan oleh masing‑masing kelompok. Selanjutnya, pengembangan dan pengujian aplikasi mobile yang memberikan informasi rute pedestrian optimal berdasarkan kepadatan pejalan kaki, kondisi lalu lintas, dan keberadaan fasilitas penyeberangan dapat menjadi fokus penelitian teknologi intervensi. Efektivitas aplikasi dapat dievaluasi melalui eksperimen lapangan yang membandingkan perilaku berjalan dan kepuasan pengguna sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar kebijakan perbaikan infrastruktur yang lebih terintegrasi.

Read online
File size231.79 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test