UMPUMP
Proceedings Series on Physical & Formal SciencesProceedings Series on Physical & Formal SciencesEkosistem mangrove merupakan salah satu dari tiga ekosistem penting di pesisir yang dapat mereduksi gas CO2 di atmosfer sebagai mitigasi pemanasan global. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis struktur komunitas dan potensi cadangan karbon ekosistem mangrove serta menganalisis hubungan kerapatan dan diameter batang terhadap karbon biomassa. Penelitian ini dilaksanakan bulan Desember 2019 sampai Maret 2020 dengan metode survey. Penentuan stasiun penelitian menggunakan purposive sampling. Pengambilan data vegetasi mangrove dilakukan menggunakan transek petakan kuadran (transect plot) ukuran 10 m x 10 m. Jumlah stasiun pengamatan ditentukan sebanyak 6 stasiun dengan tiga plot tiap transek. Potensi cadangan karbon pada ekosistem mangrove diperoleh dari perhitungan karbon biomassa atas permukaan, karbon biomassa bawah permukaan dan karbon pada sedimen. Perhitungan karbon biomassa menggunakan persamaan alometrik per jenis mangrove. Hasil penelitian terdapat 5 jenis mangrove, yaitu: Rhizophora apiculata, R. mucronata, Bruguiera gymnorrhiza, Ceriops tagal dan Xylocarpus granatum. Rata-rata total kerapatan kelas pohon sebesar 1617 ± 392 ind/ha, kerapatan kelas anakan sebesar 1550 ± 578 ind/ha dan kerapatan kelas semai sebesar 2739 ± 1089 ind/ha. Tidak ditemukan perbedaan nilai kerapatan yang signifikan (P>0,05) antar stasiun pengamatan baik pada kelas pohon, anakan dan semai. Secara keseluruhan, komunitas mangrove di Pesisir Timur Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas didominasi oleh jenis R. apiculata yang ditunjukkan oleh nilai INP rata-rata total tertinggi, yaitu 120,80 %. Ekosistem mangrove di Pesisir Timur Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki potensi cadangan karbon yang besar yaitu sebesar 61.801,64 ton C dengan nilai rata-rata total sebesar 464,29 ± 170,84 ton/ha. Jumlah tersebut ekuivalen dengan 123.603,28 kg CO2 yang dapat diserap oleh ekosistem mangrove. Berdasarkan analisis statistik (korelasi Pearson) diperoleh bahwa kerapatan tidak memiliki hubungan terhadap nilai cadangan karbon bio massa (P>0,05), sedangkan diameter batang memiliki hubungan yang sangat nyata (P<0,01) terhadap karbon bio massa dengan derajat hubungan yang kuat.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunitas mangrove di Pesisir Timur Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki struktur komunitas yang beragam dengan dominasi jenis Rhizophora apiculata dan kerapatan yang sangat padat.Potensi cadangan karbon ekosistem mangrove di wilayah ini sangat besar, yaitu sebesar 61.Diameter batang memiliki hubungan yang signifikan terhadap cadangan karbon biomassa, sementara kerapatan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji komponen sumber karbon lain seperti karbon pada nekromassa dan serasah guna mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai potensi cadangan karbon ekosistem mangrove. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengaruh pencemaran, baik organik maupun anorganik, terhadap struktur komunitas dan cadangan karbon mangrove. Untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika karbon di ekosistem mangrove, penelitian dapat dilakukan dengan membandingkan cadangan karbon antara stasiun yang dekat dan jauh dari pemukiman, serta menganalisis faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhinya. Penelitian ini dapat memberikan informasi penting bagi upaya pengelolaan dan konservasi ekosistem mangrove yang berkelanjutan, serta berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim. Dengan memahami lebih dalam tentang potensi dan kerentanan ekosistem mangrove, kita dapat merumuskan strategi pengelolaan yang lebih efektif dan adaptif terhadap perubahan lingkungan.
| File size | 247.14 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPUMP Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto telah berhasil diselenggarakan sebagai wadah diseminasi dan diskusiSeminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto telah berhasil diselenggarakan sebagai wadah diseminasi dan diskusi
UMPUMP dan 6 MST, luas daun, panjang akar, dan volume akar. Konsentrasi ekoenzim 1000 ppm merupakan nilai konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan tanaman bayamdan 6 MST, luas daun, panjang akar, dan volume akar. Konsentrasi ekoenzim 1000 ppm merupakan nilai konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan tanaman bayam
UMPUMP Penelitian ini disusun dengan rancangan penelitian faktorial dan rancangan percobaan Split Plot. Petak utama kondisi ruang simpan (kondisi ruang (25o-27oPenelitian ini disusun dengan rancangan penelitian faktorial dan rancangan percobaan Split Plot. Petak utama kondisi ruang simpan (kondisi ruang (25o-27o
UMPUMP Kedelai di Indonesia sebagian besar untuk memenuhi pengolahan tahu, umumnya tahu dijadikan sebagai pengganti protein. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuiKedelai di Indonesia sebagian besar untuk memenuhi pengolahan tahu, umumnya tahu dijadikan sebagai pengganti protein. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
UMPUMP Price (Harga) yang ditawarkan terjangkau bagi pembeli domestik maupun konsumen luar negeri. Place (Tempat) memiliki lokasi yang sangat strategis yaituPrice (Harga) yang ditawarkan terjangkau bagi pembeli domestik maupun konsumen luar negeri. Place (Tempat) memiliki lokasi yang sangat strategis yaitu
UMPUMP Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata simpanan karbon tegakan (batang) sebesar 34,56 ton/ha, karbon di bawah permukaan (akar) sebesar 16,41 ton/ha, serasahBerdasarkan hasil penelitian, rata-rata simpanan karbon tegakan (batang) sebesar 34,56 ton/ha, karbon di bawah permukaan (akar) sebesar 16,41 ton/ha, serasah
UMPUMP Sedangkan bibit (X2) dan pestisida (X4) secara statistik tidak berpengaruh nyata. Kombinasi penggunaan faktor-faktor produksi untuk mencapai keuntunganSedangkan bibit (X2) dan pestisida (X4) secara statistik tidak berpengaruh nyata. Kombinasi penggunaan faktor-faktor produksi untuk mencapai keuntungan
UMPUMP Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui karakteristik petani dalam usahatani kentang dan mengidentifikasi tingkat motivasi petani yaitu motivasi ekonomiTujuan penelitian ini yaitu mengetahui karakteristik petani dalam usahatani kentang dan mengidentifikasi tingkat motivasi petani yaitu motivasi ekonomi
Useful /
UMPUMP Kabupaten Banyumas wajib mengantisipasi serangan hama tersebut karena memiliki kawasan tanam singkong yang cukup luas pada tahun 2018 yaitu 1. 711 ha denganKabupaten Banyumas wajib mengantisipasi serangan hama tersebut karena memiliki kawasan tanam singkong yang cukup luas pada tahun 2018 yaitu 1. 711 ha dengan
UMPUMP Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu AB-Mix 5 ml/l, NPK 1 gram/l POC 5 ml/l, NPK 1 gram/l POC 10 ml/l, NPKPenelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu AB-Mix 5 ml/l, NPK 1 gram/l POC 5 ml/l, NPK 1 gram/l POC 10 ml/l, NPK
UMPUMP Tujuan khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan penelitian fundamental II ini adalah: 1) Mengkaji keragaan pelaku usaha pengrajin gula kelapa cetak diTujuan khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan penelitian fundamental II ini adalah: 1) Mengkaji keragaan pelaku usaha pengrajin gula kelapa cetak di
UMPUMP Hasil visualisasi Vos Viewer menunjukkan bahwa peta perkembangan riset resolusi konflik pertanian dan perikanan terbagi menjadi 17 kluster yang terdiriHasil visualisasi Vos Viewer menunjukkan bahwa peta perkembangan riset resolusi konflik pertanian dan perikanan terbagi menjadi 17 kluster yang terdiri