UNSRATUNSRAT

ACCOUNTABILITYACCOUNTABILITY

Salah satu upaya yang dilakukan bank untuk mengantisipasi dan meminimalkan risiko kredit adalah dengan menganalisis berbagai informasi dari calon debitur sejak pengajuan pinjaman. Pemegang kredit harus melakukan analisis mendalam terhadap informasi akuntansi seperti laporan keuangan dan informasi non-akuntansi seperti karakter debitur, riwayat pinjaman, serta kondisi ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penggunaan informasi akuntansi dan non-akuntansi dalam pengambilan keputusan pemberian fasilitas kredit. Objek penelitian adalah PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Manado. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan instrumen kuesioner dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa informasi akuntansi dan non-akuntansi diperlukan untuk menentukan distribusi kredit yang tepat dan mengurangi NPL.

Penggunaan informasi akuntansi dan non-akuntansi sangat penting dalam pengambilan keputusan pemberian kredit di PT.Informasi akuntansi seperti profit margin, likuiditas, dan arus kas, serta informasi non-akuntansi seperti karakter debitur dan agunan, menjadi dasar penilaian kelayakan kredit.Kombinasi kedua jenis informasi ini efektif dalam mengurangi risiko kredit bermasalah dan meningkatkan kualitas portofolio kredit.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak informasi non-keuangan seperti reputasi bisnis atau inovasi usaha terhadap keputusan pemberian kredit di bank daerah. 2. Analisis perbandingan antara metode pemberian kredit di Bank Mandiri dengan bank swasta lainnya untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan berbasis informasi akuntansi dan non-akuntansi. 3. Studi tentang pengaruh pelatihan manajemen risiko kredit terhadap kinerja karyawan dalam mengidentifikasi potensi kredit bermasalah, khususnya di wilayah dengan tingkat NPL tinggi.

Read online
File size154.66 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test