UNIRA MALANGUNIRA MALANG

AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education StudiesAL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies

Literasi agama dan moderasi beragama telah menjadi topik yang sangat penting untuk dikaji sejak kemunculan ekstrimisme dan radikalisme agama yang berpotensi menimbulkan disharmoni agama. Hal ini dipengaruhi oleh pemahaman keagamaan individu yang juga berkaitan dengan kemampuan individu menyerap informasi dan memahami fakta keberagamaan dalam konteks social. Untuk mengetahui hal itu maka perlu dirancang instrumen assessmen. Penelitian ini ini bertujuan untuk 1) Mengembangkan asesmen literasi moderasi beragama sebagai upaya untuk mengukur sejauh mana siswa dan guru menjadi literat dalam hal moderasi beragama. 2) Mengetahui validitas instrumen asesmen tersebut. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model Plomp yang terdiri dari 4 tahap yakni tahap pengkajian awal, tahap perancangan, tahap konstruksi dan tahap tes, evaluasi dan revisi. Instrumen assessmen divalidasi oleh 3 expert judgment dengan subjek penelitian adalah 20 siswa MI Al Ittihad Jogoroto Jombang. Produk Penelitian ini adalah instrument assessment berupa angket dan tes. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa rata-rata validitas dan reliabilitas menunjukkan kriteria tinggi dan layak digunakan untuk mengukur literasi moderasi beragama di tingkat Madrasah Ibtidaiyah.

Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa instrumen literasi moderasi beragama yang dikembangkan terdiri dari 45 butir pertanyaan yang mencakup delapan aspek, yaitu pemahaman historis, teks keagamaan, kepercayaan agama, tradisi agama, komitmen nasional, toleransi, non‑kekerasan, dan tradisi budaya lokal.Instrumen tersebut telah divalidasi dengan tingkat kelayakan penggunaan sebesar 90 % berdasarkan penilaian tiga pakar, tingkat validitas item instrumen sebesar 83 % serta tingkat reliabilitas sebesar 88 %, yang semuanya dikategorikan layak pakai.Pada usia tersebut, anak berada pada fase literatur konkret, di mana pemahaman iman anak dapat dipelajari melalui hal‑hal konkret dan logis yang sesuai dengan pengetahuan mereka.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas instrumen literasi moderasi beragama ini ketika diterapkan pada tingkat madrasah lain, seperti Madrasah Tsanawiyah, untuk mengetahui apakah validitas dan reliabilitasnya tetap konsisten. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk menelusuri dampak jangka panjang penguasaan literasi moderasi beragama terhadap sikap toleransi dan perilaku non‑kekerasan siswa selama periode tiga sampai lima tahun. Terakhir, adaptasi instrumen ke dalam platform digital interaktif dapat dieksplorasi, dengan menguji apakah penggunaan teknologi meningkatkan motivasi belajar serta akurasi pengukuran dibandingkan versi kertas tradisional. Penelitian-penelitian ini diharapkan memberikan wawasan yang lebih komprehensif bagi pengembangan kurikulum dan kebijakan pendidikan agama yang responsif terhadap tantangan ekstremisme.

Read online
File size666.91 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test