STIKESNHSTIKESNH

Diagnosis : Jurnal Ilmiah KesehatanDiagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan

Dismenore merupakan gangguan menstruasi yang umum dialami oleh remaja perempuan dan dapat mempengaruhi aktivitas belajar. Rendahnya pengetahuan siswi mengenai dismenore berdampak pada kurangnya pengetahuan yang mereka miliki untuk menangani dismenore yang mereka alami. Tujuan: Untuk menganalisis efektifitas video edukasi terhadap pengetahuan remaja tentang dismenore Pada siswi kelas 10 SMA Pondok Pesantren Modern Datok Sulaiman Kota Palopo Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Pendekatan Pre-experimental dengan rancangan one group pre-test post-test, pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk melihat sejauh mana pengetahuan remaja putri mengenai dismenore. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswi kelas X yang berjumlah 50 orang. Pengambilan sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu keseluruhan dari jumlah siswi yaitu 50 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Data yang telah dikumpulkan diolah dan di analisis menggunakan aplikasi SPSS versi 27, di analisis dengan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya efektifitas video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan dismenore pada siswi dengan nilai p value sebesar 0,000. Kesimpulan: Video edukasi efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswi terkait dismenore.

Video edukasi secara signifikan meningkatkan pengetahuan siswi kelas X tentang dismenore, terbukti dengan peningkatan nilai rata‑rata pengetahuan dari 1,38 (pre‑test) menjadi 2,86 (post‑test) dan p‑value = 0,000.Sebagian besar siswi (86 %) mencapai kategori pengetahuan baik setelah intervensi, sementara tidak ada lagi peserta yang berada pada kategori pengetahuan kurang.Hasil ini menegaskan bahwa penggunaan media video merupakan strategi edukatif yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dismenore di kalangan remaja putri di lingkungan pesantren.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki keberlanjutan peningkatan pengetahuan siswi setelah intervensi video edukasi, misalnya dengan melakukan evaluasi jangka panjang tiga hingga enam bulan pasca‑intervensi untuk menilai retensi informasi. Selain itu, penting untuk membandingkan efektivitas video edukasi interaktif yang melibatkan kuis atau feedback langsung dengan video statis tradisional, sehingga dapat diketahui mana yang lebih mampu meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi dampak video edukasi tidak hanya pada pengetahuan tetapi juga pada perilaku manajemen dismenore, seperti perubahan pola penggunaan obat, frekuensi absen sekolah, dan kualitas hidup remaja, dengan menggunakan desain kohort prospektif. Penelitian-penelitian tersebut harus memperhitungkan variabel demografis seperti usia, tingkat kelas, dan latar belakang pendidikan keluarga untuk mengidentifikasi faktor‑faktor yang memoderasi efek edukasi. Dengan mengintegrasikan pendekatan kualitatif, misalnya wawancara mendalam, dapat diperoleh insight mengenai persepsi siswi terhadap media video dan kendala implementasinya. Hasil temuan diharapkan dapat memberikan pedoman yang lebih terperinci bagi pendidik, tenaga kesehatan, dan pembuat kebijakan dalam merancang program edukasi kesehatan reproduksi yang efektif di lingkungan pesantren.

  1. PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI PONDOK PESANTREN NURUL HARAMAIN NARMADA. | Yulastini | SELAPARANG:... journal.ummat.ac.id/index.php/jpmb/article/view/4065PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI PONDOK PESANTREN NURUL HARAMAIN NARMADA Yulastini SELAPARANG journal ummat ac index php jpmb article view 4065
  2. EDUKASI DISMENOREA PADA REMAJA SEBAGAI UPAYA MENGURANGI KETIDAKNYAMANAN SELAMA MENSTRUASI | Putri | JMM... journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/12121EDUKASI DISMENOREA PADA REMAJA SEBAGAI UPAYA MENGURANGI KETIDAKNYAMANAN SELAMA MENSTRUASI Putri JMM journal ummat ac index php jmm article view 12121
  3. International Journal of Advances in Data and Information Systems. edukasi kesehatan reproduksi remaja... altifani.org/index.php/altifani/article/view/147International Journal of Advances in Data and Information Systems edukasi kesehatan reproduksi remaja altifani index php altifani article view 147
  4. Diagnosis dan Tata Laksana Dismenore Primer | Cermin Dunia Kedokteran. diagnosis tata dismenore primer... doi.org/10.55175/cdk.v49i4.219Diagnosis dan Tata Laksana Dismenore Primer Cermin Dunia Kedokteran diagnosis tata dismenore primer doi 10 55175 cdk v49i4 219
Read online
File size439.13 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test