UNIKSUNIKS

JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)

Tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa terhadap variasi ketinggian. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kandidat hibrida mentimun yang memiliki adaptabilitas tertinggi pada lingkungan dataran rendah, dengan mengamati keragaman karakteristik pertumbuhan kualitatif dan kuantitatif setiap hibrida. Penelitian dilaksanakan di Dusun Sumbersari, Desa Kencong, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menggunakan desain acak lengkap blok (CRBD) dengan enam perlakuan (lima varietas hibrida dan satu varietas kontrol). Analisis kualitatif meliputi warna daun, bunga, kulit buah, serta bentuk dasar dan iris buah, sedangkan karakteristik kuantitatif mencakup usia panen, jumlah buah per tanaman, dan bobot buah. Hasil menunjukkan varietas Cu13 memiliki adaptasi terbaik, dengan karakteristik yang melampaui varietas kontrol Top Tavi F1.

Varietas Cu14, Cu15, dan Cu16 memiliki warna daun lebih gelap dibandingkan Cu12 dan Toptavi, sedangkan Cu13 berwarna hijau agak pucat.bentuk ujung daun Cu16 bulat, Cu12, Cu13, Cu15 bergigi, dan Cu14 serta Toptavi tumpul, serta semua varietas memiliki bunga kuning, dengan kulit buah Cu15, Cu16, Cu13, dan Toptavi hijau, sementara Cu12 dan Cu14 kuning kehijauan.Usia panen terpendek pada Cu12 dan terpanjang pada Cu16.Varietas Cu13 menghasilkan produksi per hektar tertinggi dibandingkan varietas lainnya.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi adaptasi varietas mentimun pada ketinggian menengah (1.000–1.500 m) untuk menilai apakah keunggulan Cu13 tetap terjaga pada kondisi altitudinal yang berbeda; selanjutnya, diperlukan evaluasi efek kombinasi pupuk organik dan NPK terhadap karakteristik kuantitatif serta kualitatif pada varietas yang menunjukkan adaptasi baik di dataran rendah, guna mengoptimalkan praktik agronomi; terakhir, analisis genetik berbasis marker DNA pada varietas Cu13, Cu14, dan Cu16 dapat mengidentifikasi gen yang berkontribusi pada toleransi iklim rendah dan warna daun gelap, sehingga mempercepat proses pemuliaan hibrida mentimun yang lebih unggul.

  1. Agro-morphological characterization of four varieties of cucumber from Cucumis sativus L. and Cucumis... jhpr.birjand.ac.ir/article_2394.htmlAgro morphological characterization of four varieties of cucumber from Cucumis sativus L and Cucumis jhpr birjand ac ir article 2394 html
  2. Response to Applying Vegetable Liquid Organic Fertilizer (POC) on Cucumber Plants (Cucumis sativus L.)... doi.org/10.36378/juatika.v6i2.3644Response to Applying Vegetable Liquid Organic Fertilizer POC on Cucumber Plants Cucumis sativus L doi 10 36378 juatika v6i2 3644
  3. Adaptation Test of Several Promising Varieties of Cucumber (Cucumis sativus L.) in Lowlands | JURNAL... doi.org/10.36378/juatika.v6i3.3796Adaptation Test of Several Promising Varieties of Cucumber Cucumis sativus L in Lowlands JURNAL doi 10 36378 juatika v6i3 3796
  4. Morphological and Genetic Diversity of Cucumber (Cucumis sativus L.) Fruit Development | MDPI. genetic... mdpi.com/2223-7747/12/1/23Morphological and Genetic Diversity of Cucumber Cucumis sativus L Fruit Development MDPI genetic mdpi 2223 7747 12 1 23
Read online
File size261.45 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test