UnmulUnmul

Jurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanJurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan

Pendahuluan: Kualitas tidur yang baik penting untuk kesehatan mahasiswa keperawatan, yang sering kali terganggu oleh kelelahan akibat rutinitas akademik yang padat. Penelitian ini penting untuk dilakukan untuk memahami dampak kelelahan terhadap kualitas tidur mahasiswa. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara tingkat kelelahan dengan kualitas tidur mahasiswa keperawatan angkatan 2022 Universitas Lambung Mangkurat. Metode: Penelitian ini mengguanakan desain cross-sectional pada 68 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner Subjective Self Rating Test (SSRT) untuk mengukur kelelahan dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk kualitas tidur. Analisis data dilakukan dengan spearman rho. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan tingkat kelelahan dengan kualitas tidur Mahasiswa Keperawatan angkatan 2022 ULM dengan p-value 0,296. Kesimpulan: Tidak ada hubungan tingkat kelelahan dengan kualitas tidur Mahasiswa Keperawatan angkatan 2022 ULM dengan p-value 0,296. Saran: Peneliti selanjutnya dapat menghubungkan durasi gadget dengan kulitas tidur mahasiswa keperawatan.

Tidak ada hubungan tingkat kelelahan dengan kualitas tidur Mahasiswa Keperawatan angkatan 2022 ULM dengan p-value 0,296.Mahasiswa keperawatan angkatan 2022 ULM secara umum mengalami tingkat kelelahan sedang (54,4%) dan kualitas tidur buruk (95,6%).Analisis menunjukkan bahwa tingkat kelelahan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas tidur mahasiswa tersebut.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan antara pola penggunaan gadget dan kualitas tidur mahasiswa keperawatan, dengan fokus pada waktu penggunaan sebelum tidur. Selain itu, perlu diteliti pengaruh gaya hidup seperti olahraga teratur atau pola makan sehat terhadap peningkatan kualitas tidur. Penelitian juga dapat mengkaji dampak lingkungan fisik, seperti cahaya dan kebisingan, terhadap kualitas tidur mahasiswa. Dengan memahami faktor-faktor ini, diharapkan bisa dikembangkan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan akademik mahasiswa. Penelitian tentang stres psikologis sebagai variabel mediasi dalam hubungan kelelahan dan kualitas tidur juga layak dikaji lebih lanjut. Selain itu, perlu diteliti perbedaan respons antara mahasiswa laki-laki dan perempuan terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kualitas tidur. Penelitian lanjutan juga dapat menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa terkait kelelahan dan tidur. Studi tentang pengaruh aktivitas akademik, seperti ujian atau praktikum, terhadap kualitas tidur juga relevan. Penelitian tentang efektivitas program manajemen waktu dan istirahat dalam mengurangi kelelahan dan meningkatkan kualitas tidur bisa menjadi arah studi baru. Terakhir, penting untuk mengevaluasi peran dukungan sosial dan psikologis dalam memperbaiki kualitas tidur mahasiswa keperawatan.

Read online
File size279.67 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test