UMJ PremiumUMJ Premium

KonstruksiaKonstruksia

Gempa bumi memiliki efek primer seperti kerusakan pada struktur bangunan, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperkuat struktur bangunan dari gedung bertingkat dengan menambahkan pengaku pada struktur. Untuk mempertahankan mekanisme penahan lateral, sistem dinding geser maupun sambungan balok harus cukup kuat ketika beban terjadi. Dengan adanya beban yang bekerja maka akan terjadi tegangan dan regangan pada sebuah dinding geser. Dalam melakukan analisa tegangan-regangan dinding geser dilakukan dua model dinding geser yaitu free standing shear wall dan couple shear wall dengan menggunakan pemodelan finite element. Dalam pemodelan tersebut akan memasukan beban vertical dan beban lateral. Dari hasil pemodelan yang telah dilakukan diperoleh nilai tegangan dan regangan couple shear wall lebih besar dibandingkan free standing shear wall yaitu untuk tegangan 16680 kN/m2 dan untuk regangan 9,8 x 105. Sehingga dapat disimpulkan dari hubungan tegangan regangan bahwa couple shear wall lebih bersifat daktail dibandingkan dengan free standing shear wall.

Nilai tegangan maksimum yang terjadi pada free standing shear wall adalah sebesar 10277,8 KN/m2, sedangkan pada couple shear wall adalah sebesar 16680 KN/m2.Dari 2 jenis dinding geser tersebut terdapat selisih nlai tegangan sebesar 6402,2 KN/m2, sehingga couple shear wall lebih bersifat daktail dibandingkan dengan free standing shear wall.Nilai regangan maksimum yang terjadi pada free standing shear wall adalah sebesar 7,2×10-5, sedangkan couple shear wall memiliki regangan yang lebih besar yaitu sebesar 9,8×10-5.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh variasi jenis material beton pada kinerja dinding geser, terutama dalam menghadapi beban lateral yang berbeda. Kedua, analisis lebih mendalam tentang dampak dimensi dan posisi coupling beam pada kinerja dinding geser berangkai dapat dilakukan untuk optimasi desain struktural. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mempelajari respons dinding geser dalam skenario gempa dengan intensitas dan durasi yang berbeda, guna meningkatkan ketahanan struktur bangunan di daerah rawan gempa.

Read online
File size420.07 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test