UNIPASBYUNIPASBY

Jurnal Manajemen dan BisnisJurnal Manajemen dan Bisnis

Manajemen sumber daya manusia dalam perusahaan harus memastikan keberlanjutan perusahaan agar tumbuh sesuai tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi, pelatihan, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di UD. Bintang Terang Surabaya. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan melibatkan seluruh 40 karyawan sebagai populasi dan sampel menggunakan metode jenuh. Perangkat lunak SPSS versi 22 digunakan sebagai alat analisis data. Hasil penelitian menunjukkan nilai 2,028 pada t hitung < 2,341 (t tabel) dan nilai 0,025 pada signifikansi < 0,05 untuk kompensasi. Nilai 2,028 pada t hitung < 4,351 (t tabel) dan nilai 0,000 pada signifikansi < 0,05 untuk pelatihan. Selanjutnya, nilai 2,028 pada t hitung < 3,085 (t tabel) dan nilai 0,004 pada signifikansi < 0,05 untuk kepuasan kerja. Dalam pengujian simultan, diperoleh nilai 32,283 pada F hitung > 2,61 (F tabel) dan nilai 0,000 pada signifikansi < 0,05. Dengan demikian, kinerja karyawan UD. Bintang Terang Surabaya dipengaruhi secara signifikan positif oleh kompensasi, pelatihan, dan kepuasan kerja baik secara parsial maupun simultan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja karyawan pada UD.Bintang Terang Surabaya dipengaruhi secara signifikan positif oleh kompensasi, pelatihan, dan kepuasan kerja.Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompensasi, pelatihan, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan.Secara simultan, variabel kompensasi, pelatihan, dan kepuasan kerja juga memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan dan mengoptimalkan faktor-faktor tersebut untuk meningkatkan kinerja karyawan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menambahkan variabel lain yang mungkin mempengaruhi kinerja karyawan, seperti motivasi kerja, iklim kerja, atau gaya kepemimpinan. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan responden dari berbagai pabrik kopi di Surabaya untuk mendapatkan hasil yang lebih generalisasi. Ketiga, penelitian dapat menggunakan metode penelitian yang berbeda, seperti penelitian kualitatif, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dan meningkatkan kinerja karyawan di industri kopi, khususnya di wilayah Surabaya. Dengan demikian, perusahaan dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam mengelola sumber daya manusia dan mencapai tujuan organisasi.

Read online
File size675.89 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test