POLITAN IPYKPOLITAN IPYK
Journal of Livestock and Animal HealthJournal of Livestock and Animal HealthPercobaan ini bertujuan untuk mengevaluasi efek penambahan kulit buah kakao pada rumput lapang terhadap bobot badan kambing Peranakan Etawa (PE). Perlakuan pada penelitian disusun untuk dua ekor kambing PE dengan bobot hidup awal 15 dan 18 kg digunakan selama 11 minggu. Perlakuan adalah A = 1,5 kg rumput asli dan B = 1,5 kg rumput asli dan 1,8 kg kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan buah kakao dengan rumput asli mempengaruhi berat badan hidup dan efisiensi pakan kambing. Bobot badan kambing untuk perawatan A adalah 3,2 kg dan B 4,6 kg. Itu menunjukkan bahwa kulit buah kakao dapat digunakan untuk menggantikan rumput asli dalam pakan kambing.
Pemberian kulit buah kakao (KBK) bersama rumput asli meningkatkan pertambahan bobot badan kambing Peranakan Etawa sebesar 54,76 gram per ekor per hari dibandingkan kontrol yang hanya memperoleh 38,10 gram per ekor per hari.Rasio biaya terhadap pendapatan (R/C) pada kelompok yang menerima KBK mencapai 1,13, lebih tinggi daripada 0,88 pada kelompok kontrol.Meskipun terdapat peningkatan, pertambahan bobot badan belum mencapai target optimal 69,2 gram per hari akibat faktor lingkungan yang menyebabkan stres pada kambing.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki (1) bagaimana variasi proporsi kulit buah kakao dalam pakan mempengaruhi efisiensi konversi pakan dan pertumbuhan kambing Peranakan Etawa pada kondisi iklim tropis, dengan merancang percobaan faktor lengkap yang menguji level 0,5%, 1% dan 2% KBK; (2) apakah suplementasi kulit buah kakao yang diproses melalui fermentasi atau perlakuan kimia dapat mengurangi kandungan anti‑nutrisi dan meningkatkan nilai nutrisi, sehingga meningkatkan performa produksi daging pada kambing, yang dapat diuji melalui analisis laboratorium komposisi kimia dan uji feed trial; serta (3) bagaimana integrasi penggunaan kulit buah kakao sebagai pakan dengan sistem manajemen kandang berkelanjutan mempengaruhi kesejahteraan hewan dan profitabilitas peternakan, melalui studi lapangan yang melibatkan monitoring stres fisiologis (kadar kortisol) serta analisis biaya‑manfaat jangka panjang. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis bagi peternak dan memperluas pemanfaatan limbah pertanian dalam produksi daging kambing.
| File size | 627.51 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
UMGUMG Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan ikan, kelangsungan hidup, rasio konversi pakan (FCR), kualitas air, dan kepekatan flok. Hasil penelitian menunjukkanParameter yang diamati meliputi pertumbuhan ikan, kelangsungan hidup, rasio konversi pakan (FCR), kualitas air, dan kepekatan flok. Hasil penelitian menunjukkan
STIKESHBSTIKESHB Bakteri tersebut mampu tumbuh pada kondisi pH asam. Hasil uji ketahanan BAL yang diisolasi dari eco enzyme terhadap pH rendah menunjukkan bahwa 4 isolatBakteri tersebut mampu tumbuh pada kondisi pH asam. Hasil uji ketahanan BAL yang diisolasi dari eco enzyme terhadap pH rendah menunjukkan bahwa 4 isolat
ITNITN Penelitian ini menegaskan bahwa jagung lebih efektif dalam menghasilkan bahan bakar nabati dibandingkan kedelai dengan kondisi yang sama. Semakin lamaPenelitian ini menegaskan bahwa jagung lebih efektif dalam menghasilkan bahan bakar nabati dibandingkan kedelai dengan kondisi yang sama. Semakin lama
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Penggunaan pupuk kompos mampu mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia, sekaligus membantu menjaga keseimbangan ekosistem lokal. Untuk keberlanjutanPenggunaan pupuk kompos mampu mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia, sekaligus membantu menjaga keseimbangan ekosistem lokal. Untuk keberlanjutan
UNSULBARUNSULBAR Ayam kampung mempunyai potensi besar yang dapat dikembangkan sebagai bibit pada upaya pemenuhan kebutuhan akan konsumsi hewani. Salah satu solusi dalamAyam kampung mempunyai potensi besar yang dapat dikembangkan sebagai bibit pada upaya pemenuhan kebutuhan akan konsumsi hewani. Salah satu solusi dalam
UPI YAIUPI YAI Eco-enzyme hasil dari proses fermentasi selama 35 hari dengan memanfaatkan 3 (tiga) jenis sampah kulit jeruk memiliki nilai pH rata-rata sebesar 5,71,Eco-enzyme hasil dari proses fermentasi selama 35 hari dengan memanfaatkan 3 (tiga) jenis sampah kulit jeruk memiliki nilai pH rata-rata sebesar 5,71,
UNBUNB Bagian buah utuh tanpa biji menunjukkan nilai kadar asam askorbat tertinggi diikuti oleh bagian daging buah dan kulit. Asam askorbat tertinggi pada bagianBagian buah utuh tanpa biji menunjukkan nilai kadar asam askorbat tertinggi diikuti oleh bagian daging buah dan kulit. Asam askorbat tertinggi pada bagian
UNPARUNPAR Lahan terlantar atau semak belukar memiliki sifat hidrofobik yang lebih tinggi dibandingkan lahan perkebunan karet dan kelapa sawit, yang ditunjukkan waktuLahan terlantar atau semak belukar memiliki sifat hidrofobik yang lebih tinggi dibandingkan lahan perkebunan karet dan kelapa sawit, yang ditunjukkan waktu
Useful /
ITNITN Penelitian ini menyimpulkan bahwa perancangan alat penyulingan air payau menggunakan penyerap radiasi matahari berbahan stainless steel dapat menghasilkanPenelitian ini menyimpulkan bahwa perancangan alat penyulingan air payau menggunakan penyerap radiasi matahari berbahan stainless steel dapat menghasilkan
ITNITN Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk proses pemecahan kemiri, nilai kadar air kemiri yang sesuai adalah 3,7% dari penggunaan bahan bakarDari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk proses pemecahan kemiri, nilai kadar air kemiri yang sesuai adalah 3,7% dari penggunaan bahan bakar
ITNITN Untuk mencegah hal ini, tegangan sisa dapat dikurangi yaitu dengan cara PWHT. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisa posisi burner yang mempengaruhiUntuk mencegah hal ini, tegangan sisa dapat dikurangi yaitu dengan cara PWHT. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisa posisi burner yang mempengaruhi
UNPARUNPAR lecanii kompatibel dengan pestisida berbahan aktif mankozeb. Pestisida dengan bahan aktif kaptan, iprodione, karbendazin, triadimefon, dan tiofanat metillecanii kompatibel dengan pestisida berbahan aktif mankozeb. Pestisida dengan bahan aktif kaptan, iprodione, karbendazin, triadimefon, dan tiofanat metil