YAYASANHAIAHNUSRATULISLAMYAYASANHAIAHNUSRATULISLAM

Jurnal RecomsJurnal Recoms

Revitalisasi Magrib Mengaji melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di UIN Sumatera Utara merupakan upaya strategis untuk memperkuat praktik keagamaan yang berfungsi sebagai medium pembinaan karakter Islami pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengoptimalkan implementasi Magrib Mengaji di wilayah IX Sido Mukti Baru, Kabupaten Langkat, dengan melibatkan mahasiswa KKN sebagai mitra pelaksana. Latar belakang penelitian didasarkan pada penurunan partisipasi anak dalam kegiatan Magrib Mengaji akibat pengaruh perkembangan teknologi dan perubahan pola gaya hidup masyarakat. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi partisipatif, wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi anak dan kualitas pelaksanaan Magrib Mengaji setelah program KKN dilaksanakan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kemampuan membaca Al-Quran tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai Islami pada anak seperti disiplin, tanggung jawab, sopan santun, dan kebersamaan. Temuan ini memberikan wawasan penting mengenai peran mahasiswa dalam mendukung revitalisasi keagamaan serta menunjukkan kontribusi positif program KKN terhadap pengembangan masyarakat. Studi ini diharapkan dapat menjadi model bagi masjid lain dalam merevitalisasi kegiatan keagamaan berbasis komunitas melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi.

Program magrib mengaji yang dioptimalkan melalui KKN UIN Sumatera Utara di Lingkungan IX Sido Mukti Baru terbukti efektif dalam membina karakter Islami anak, meningkatkan kedisiplinan beribadah, kemampuan membaca Al-Quran, serta menanamkan akhlak mulia melalui inovasi pembelajaran kreatif.Kehadiran mahasiswa KKN memperkuat peran guru ngaji, orang tua, dan tokoh agama dalam menjaga kesinambungan tradisi ini, menegaskan bahwa pembinaan karakter Islami dapat dilakukan melalui pendidikan berbasis masyarakat dan tradisi lokal.Secara praktis, sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan tokoh agama mampu memperkuat fondasi moral generasi muda di tengah tantangan modernisasi dan teknologi, menjadikan magrib mengaji sebagai instrumen pendidikan non-formal yang relevan untuk membangun generasi Qurani berkarakter Islami.

Penelitian ini telah berhasil menunjukkan bagaimana kegiatan magrib mengaji, yang didukung oleh program KKN, mampu membina karakter anak dan menghidupkan kembali tradisi penting di masyarakat; untuk memperkaya pemahaman kita dan memastikan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa digali. Pertama, akan sangat berharga jika dilakukan studi mendalam mengenai keberlanjutan dampak program ini dalam jangka waktu yang lebih panjang. Kita perlu melihat apakah perubahan perilaku dan karakter Islami pada anak-anak tetap terjaga setelah mahasiswa KKN menyelesaikan masa tugasnya, serta faktor-faktor apa saja yang paling krusial dalam mempertahankan tradisi ini secara mandiri oleh masyarakat. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan longitudinal atau studi kasus di beberapa lokasi yang telah lama menerapkan program serupa. Kedua, mengingat adanya berbagai inovasi pembelajaran yang diperkenalkan oleh mahasiswa KKN, akan menarik untuk melakukan studi perbandingan efektivitas dari metode-metode tersebut. Misalnya, meneliti sejauh mana penggunaan permainan edukatif atau pemberian apresiasi sederhana berkontribusi pada peningkatan minat dan penanaman nilai, dibandingkan dengan metode tradisional semata. Penelitian ini bisa membantu merumuskan panduan praktik terbaik untuk program magrib mengaji di masa depan. Ketiga, untuk mengembangkan model ini ke wilayah yang lebih luas, khususnya di daerah perkotaan atau semi-urban yang menghadapi tantangan berbeda (misalnya, dominasi gawai), perlu dilakukan penelitian tentang strategi adaptasi dan kolaborasi lintas sektor yang efektif. Bagaimana peran pemerintah daerah, sekolah, atau komunitas bisnis dapat diintegrasikan untuk menciptakan ekosistem pendukung yang kuat bagi revitalisasi magrib mengaji? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kita dapat menemukan cara-cara inovatif dan berkelanjutan untuk terus membina karakter generasi muda sesuai nilai-nilai Islami dalam konteks masyarakat yang terus berkembang.

  1. PEMBINAAN KARAKTER ISLAMI ANAK MELALUI OPTIMALISASI MAGRIB MENGAJI PADA PROGRAM KULIAH KERJA NYATA UIN... journal.yayasanhaiahnusratulislam.or.id/index.php/recoms/article/view/479PEMBINAAN KARAKTER ISLAMI ANAK MELALUI OPTIMALISASI MAGRIB MENGAJI PADA PROGRAM KULIAH KERJA NYATA UIN journal yayasanhaiahnusratulislam index php recoms article view 479
Read online
File size508.48 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test