JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduKemajuan teknologi digital telah mengubah cara anak usia sekolah dasar berinteraksi dan belajar, termasuk di lingkungan madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam pengaruh screen time terhadap perilaku sosial dan hasil belajar siswa kelas V MI Nur Hidayah Klaten. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus, melibatkan enam siswa serta satu guru kelas sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara proporsional berkontribusi positif terhadap penguatan empati, komunikasi sosial, dan motivasi belajar. Sebaliknya, durasi penggunaan yang berlebihan berdampak negatif pada interaksi sosial, pengendalian emosi, konsentrasi, serta kedisiplinan belajar. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis kontekstual yang secara khusus menyoroti siswa madrasah ibtidaiyah dengan fokus pada keseimbangan antara pembentukan perilaku sosial-religius dan literasi digital anak. Secara teoretis, studi ini memperluas penerapan teori perkembangan sosial Piaget dan konsep self-regulation Bandura dalam konteks pendidikan Islam dasar. Secara praktis, temuan ini memberikan landasan bagi sekolah dan pembuat kebijakan untuk merumuskan pedoman penggunaan teknologi digital yang seimbang, adaptif, dan berorientasi pada penguatan karakter sosial serta kedisiplinan belajar anak di era digital.
Penggunaan screen time memiliki dampak signifikan terhadap perilaku sosial dan hasil belajar siswa.Penggunaan gadget secara proporsional meningkatkan empati dan motivasi belajar, sementara penggunaan berlebihan mengurangi interaksi sosial dan konsentrasi.Penelitian ini menekankan pentingnya keseimbangan dalam penggunaan teknologi untuk mendukung perkembangan sosial-religius dan literasi digital anak.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak screen time pada siswa di sekolah dasar berbeda untuk membandingkan hasilnya. Selain itu, studi tentang pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan moral dan spiritual anak perlu dilakukan. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan strategi pengawasan orang tua dan guru yang lebih efektif untuk mengatur durasi dan konten digital yang digunakan siswa.
| File size | 302.95 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Kurangnya ruang ekspresi kreatif yang mampu mengintegrasikan nilai estetika sastra dengan fungsi psikososial, khususnya dalam membangun keseimbangan emosionalKurangnya ruang ekspresi kreatif yang mampu mengintegrasikan nilai estetika sastra dengan fungsi psikososial, khususnya dalam membangun keseimbangan emosional
JBASICJBASIC Temuan studi menunjukkan pentingnya langkah-langkah pendukung, pelatihan rutin, dan regulasi adaptif untuk memfasilitasi implementasi. Akibatnya, peningkatanTemuan studi menunjukkan pentingnya langkah-langkah pendukung, pelatihan rutin, dan regulasi adaptif untuk memfasilitasi implementasi. Akibatnya, peningkatan
JBASICJBASIC Hasil kajian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang paling sering terjadi meliputi kekerasan verbal, fisik, dan sosial, yang dipicu oleh kurangnya perhatianHasil kajian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang paling sering terjadi meliputi kekerasan verbal, fisik, dan sosial, yang dipicu oleh kurangnya perhatian
JBASICJBASIC Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran aktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa mampu menciptakan suasana belajar yang bermakna, menyenangkan,Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran aktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa mampu menciptakan suasana belajar yang bermakna, menyenangkan,
JBASICJBASIC Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pengembangan, kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran interaktif wordwall materiTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pengembangan, kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran interaktif wordwall materi
JBASICJBASIC Penelitian lanjutan dapat menggunakan data empiris lapangan untuk mengukur dampak jangka panjang kasus keracunan terhadap capaian belajar siswa. DenganPenelitian lanjutan dapat menggunakan data empiris lapangan untuk mengukur dampak jangka panjang kasus keracunan terhadap capaian belajar siswa. Dengan
JBASICJBASIC Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan profesional guru secara berkelanjutan, pemerataan sumber daya pendidikan, serta penguatanImplikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan profesional guru secara berkelanjutan, pemerataan sumber daya pendidikan, serta penguatan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan psikologis pada anak. Sosialisasi di SD Negeri 15 Kota Sorong meningkatkan kesadaranPenggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan psikologis pada anak. Sosialisasi di SD Negeri 15 Kota Sorong meningkatkan kesadaran
Useful /
JBASICJBASIC Kesiapan ini mencakup aspek kognitif, afektif, psikomotorik, dan digital, yang secara bersama-sama memungkinkan pendidik untuk menyesuaikan pendekatanKesiapan ini mencakup aspek kognitif, afektif, psikomotorik, dan digital, yang secara bersama-sama memungkinkan pendidik untuk menyesuaikan pendekatan
JBASICJBASIC Namun, pada dimensi melindungi kesehatan dan kesejahteraan tidak ditemukan peningkatan yang signifikan secara statistik. Dengan demikian, multimedia CuripodNamun, pada dimensi melindungi kesehatan dan kesejahteraan tidak ditemukan peningkatan yang signifikan secara statistik. Dengan demikian, multimedia Curipod
UNISMUHUNISMUH Guru juga harus berpartisipasi dalam workshop, menyisihkan waktu untuk perencanaan pelajaran, dan menjelajahi sumber daya untuk meningkatkan keterlibatanGuru juga harus berpartisipasi dalam workshop, menyisihkan waktu untuk perencanaan pelajaran, dan menjelajahi sumber daya untuk meningkatkan keterlibatan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI 4%. Jakarta Timur sendiri berada di posisi kedua dalam penderita diabetes di Jakarta. Tingginya angka diabetes di Jakarta, khususnya Jakarta Timur, maka4%. Jakarta Timur sendiri berada di posisi kedua dalam penderita diabetes di Jakarta. Tingginya angka diabetes di Jakarta, khususnya Jakarta Timur, maka